Mesin Terbakar, Pesawat Cathay Mendarat Darurat

Author - May 16, 2011

Mesin Terbakar, Pesawat Cathay Mendarat Darurat – Pesawat Cathay Pasific terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah mesin pesawat terbakar saat terbang dari Bandara Changi di Singapura tujuan Soekarno Hatta di Cengkareng Senin 16/5/2011 waktu setempat. Diketahui tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Manajemen maskapai asal Hong Kong itu menyatakan bahwa penerbangan CX715 yang berangkat dari Singapura ke Jakarta pada pukul 00:54, 16 Mei 2011, kembali lagi setelah terjadi peringatan adanya percikan api dari mesin nomor dua. Para kru mematikan mesin Rolls Royce ketika mereka menerima peringatan tersebut.

Salah seorang penumpang menyebutkan, terjadi dua kali ledakan selang 20 menit setelah pesawat tinggal landas pukul 1.12 dini hari. Pesawat bergoyang kencang dan lampu kabin mati. Dia juga mengaku mencium bau hangus di dalam pesawat. Setelah ledakan, pramugrari langsung mengambil semua makanan yang baru saja disajikan kepada penumpang.

Kondisi pesawat yang ditumpangi 136 orang tersebut kontan menjadi panik. Saksi mengatakan bahwa penumpang di belakangnya mulai berteriak dan berdoa dengan suara kencang. Bukannya menenangkan, hal ini malah justru membuat situasi menjadi semakin ricuh.

Sesaat setelah itu, pramugari memberitahukan bahwa mesin terbakar dan pesawat harus kembali ke Singapura untuk pemadaman api. Semua penumpang langsung memakai rompi pelampung, beruntung, pendaratan pesawat di bandara Internasional Changi berlangsung mulus.

Sejumlah pemadam kebakaran langsung memadamkan api saat pesawat berhenti di taxiway di Bandara Changi. Sejumlah 136 penumpang A330 turun dengan selamat dan langusung ditampung di hotel.

Saat ini Cathay Pacific dan Rolls Royce sedang menyelidiki insiden ini. Kecelakaan juga sudah dilaporkan kepada Departemen Penerbangan Sipil, Hong Kong. “Kami menghargai perhatian dan kecemasan yang dirasakan penumpang, namun kapten kami dan krunya telah mengendalikan situasi ini, sehingga bisa mendarat selamat.”

Comments Closed

Comments are closed.