Payudara dipotong, Kompensasi 296 Juta Rupiah

Author - January 17, 2011

Payudara dipotong, Kompensasi 296 Juta Rupiahi-berita.com, Seorang perempuan mendapatkan 296 juta rupiah dari pemerintah di luar pengadilan sebagai kompensasi payudaranya dipotong secara tak sengaja. Demikian dilansir The Star, Senin (17/1/2011).
Perempuan T Silvarany (56) setuju menerima ganti rugi sebesar 100 ribu Malaysia atau sekitar Rp 296 juta Perempuan ini awalnya menuntut dua juta ringgit Malaysia ( Rp 59 miliar) melawan Dr L. Vasu Pillai, RS Permaisuri Bainun hospital, Menteri Kesehatan Malaysia, dan Pemerintah Malaysia, di tahun 2008.
Ketua Majelis Hakim Tarmizi Abd Rahman memutuskan kasus itu di Ipoh High Court. Dalam pengakuannya, Silvarany mengatakan ia melakukan pengobatan karena menderita sakit perut di tahun 2005 dan kemudian didiagnosa sebagai fibroid.
Saat fibroid dikeluarkan sebuah benjolan ditemukan di payudaranya dan dikatakan adalah kanker. Ibu dua anak itu kemudian dirujuk ke RS 6 September 2005 untuk memotong payudaranya. “Ternyata sesudah operasi dokter mengatakan pemotongan payudara adalah kesalahan dan saya tidak menderita kanker,” katanya, sembari menambahkan dirinya puas atas keputusan tersebut.

Comments Closed

Comments are closed.