2 Pilihan Bawa Nazaruddin ke KPK

Author - July 2, 2011

2 Pilihan Bawa Nazaruddin ke KPKi-berita, KPK memiliki dua pilihan yang dapat dilakukan untuk membawa Nazaruddin sejak ditetapkannya sebagai tersangka. Dua pilihan tersebut antara lain melakukan upaya mekanisme ekstradisi dan mekanisme deportasi. Menurut pengamat hukum internasional UI, Hikmahanto Juwana berpendapat ada dua cara ekstradisi yang dapat dilakukan oleh KPK. Pertama adalah meminta Polri untuk di-red notice-kan Nazaruddin. Kedua, KPK meminta Menkumham untuk mengirimkan surat resmi permohonan ekstradisi atas Nazaruddin ke pemerintah Singapura.

“Permintaan Menkumham ini akan difasilitasi oleh Kemlu dan Perwakilan di Singapura. Dengan adanya permiuntaan Presiden kepada pemerintah Singapura diharapkan proses ekstradisi tidak akan berbelit meski hingga dsekarang perjanjian ekstradisi Singapura Indonesia belum efektif,” ujar Juwana..

Sebelum ekstradisi, guru besar hukum internasional UI itu menambahkan tempat tinggal dengan alamat jelas Nazaruddin di Singapura harus diketahui. Cara mengetahui alamat Nazaruddin dengan cara memanfaatkan ASEAN Mutual Legal Assitance atau Bantuan Hukum Timbal Balik. “Berdasarkan perjanjian ASEAN MLA maka Indonesia dapat meminta otoritas Singapura untuk mencari loaksi akurat dari Nazaruddin,” tambahnya

Hikmahanto menambahkan, pemulangan melalui deportasi dilakukan KPK dengan cara Ditjen Imigrasi melakukan penarikan paspor Nazaruddin. Dengan demikian Nazaruddin akan tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah. “Menurut hukum Singapura dianggap pelanggaran ketentuan keimigrtasian setempat. Akibatnya, Nazaruddin akan dideportasi (dipulangkan) ke Indonesia sebagai negara asalnya. Bila ini dilakukan maka tidak perlu birokrasi ekstradisi dilalui,” tandasnya.

Comments Closed

Comments are closed.