Aktivitas Anak Krakatau Semakin Meningkat

Author - November 5, 2010

Aktivitas Anak Krakatau Semakin Meningkati-berita, Sebelum aktivitas gunung ini aktif, tempat ini adalah tempat yang indah bagi kunjungan wisatawan untuk berlibur. Dengan keindahan gunung yang terletak di tengah laut menjadikan orang ingin mengabadikan gambar mereka disana. Namun keindahan itu berubah menjadi kelam saat aktivitas anak Krakatau mulai aktif karena trauma akan letusan yang terjadi 2 abad lalu yang menghebohkan dunia itu.

Gunung ini disebutkan aktif setelah meletusnya gunung merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Terhitung sejak 3 November 2010, gunung ini terus meningkat sampai saat ini. Berkali-kali anak Krakatau mengeluarkan awan panas, debu vulkanik hingga dikabarkan pada hari ini mengeluarkan lava pijar. Setiap 5 menit sekali selalu terjadi kegempaan di gunung anak Krakatau hingga total per hari mencapai 722 kali gempa.

Semakin meningkatnya aktivitas anak Krakatau dikhawatirkan para warga setempat akan meletus. Namun menurut pos pengamatan anak Krakatau, gunung ini masih dalam status waspada dan masih aman mengingat letaknya yang berada di tengah laut dan jauh dari pemukiman warga. Menurut catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Anak Krakatau ini pernah naik status menjadi siaga III pada 6 mei 2009.

Saat ini, anak Krakatau termasuk salah satu dari daftar 21 gunung yang berstatus waspada saat ini. Diantaranya ada gunung sinabung, gunung talang, gunung papandayan, gunung slamet, gunung dieng, gunung semeru dan gunng bromo.

Beberapa hari kemarin, para warga yang ingin berlayar atau berwisata diberi jarak untuk menjauh dari radius 2 km, namun saat ini dihimbau untuk tidak mendekati sama sekali dan jauh dari kegiatan pelayaran atau wsata karena saat ini gunung anak Krakatau mengeluarkan gas yang beracun. Gas beracun itu bila terhirup akan mengakibatkan pusing, mual, bahkan kematian.

Comments Closed

0 responses to “Aktivitas Anak Krakatau Semakin Meningkat”

  1. maya says:

    terimakasih infonya, smoga tidak ad korban seperti merapi..T__T