Awan Mbah Petruk Diatas Gunung Merapi

Author - November 2, 2010

Awan Mbah Petruk Diatas Gunung Merapii-berita, Letusan besar gunung merapi yang terjadi kembali pada senin kemarin, menguak banyaknya fenomena yang terjadi. Salah satunya adalah asap solfatara atau awan yang terlihat membentuk sebuah gambar tokoh pewayangan Petruk. Kejadian itu terjadi pada waktu pagi buta sekitar jam 05.00 sesaat sebelum letusan besar terjadi pada pukul 10.0 pagi. Fenomena ini sempat menggegerkan warga yang melihat siluet bergambar petruk ini. Asap solfatara itu menggambarkan Petruk tokoh punakawan dalam kitab Mahabarata dengan ciri khas hidung yang panjang dan kulitnya yang hitam terlihat bertengger di puncak gunung. Dengan adanya kejadian itu banyak warga yang menilai bahwa itu adalah penguasa gaib puncak gunung Merapi dan ada juga yang mengkait-kaitkan dengan bencana gunung Merapi. Pertanda apa sebenarnya?? Apakah pertanda bahwa erupsi gunung merapi hanyalah gurauan belaka atau sebuah ancaman serius. Namun percaya atau tidak setelah kemunculan Mbah Petruk, letusan besar pun terjadi. Seorang tokoh masyarakat warga Dusun Sudimoto yang bernama Sugiharto (40) mengatakan bahwa terbukti kemunculan Mbah Petruk yang sedang tertawa itu menandai akan terjadinya letusan besar. Sugiharto menambahkan menurut kepercayaan warga di lereng merapi, Mbah Petruk adalah sosok jelmaan dari Sabdo “Palon Noyo Genggong”. Dia adalah salah satu penasehat Prabu Brawijaya V. Sesuai dengan serat “Darmogadul” dan ramalan Joyoboyo.

Sugiharto melanjutkan kisah asal usul Prabu Brawijaya pada masa kerajaan Demak. Dia mengasingkan diri ke Gunung Lawu sedangkan penasehatnya tersebut mengasingkan diri ke Gunung Merapi. “Sabdo Palon Noyo Genggong atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Petruk bersumpah suatu saat akan menagih janji pada penguasa tanah jawa,” tambahnya.

Kemunculan Mbah Petruk bukanlah hanya pertanda munculnya awan panas saja namun menandakan letusan dengan kekuatan besar akan muncul lagi. Ini dikaitkan berdasarkan keyakinan otak-atik ilmu jawa, maka masyarakat harus tetap waspada.

Comments Closed

0 responses to “Awan Mbah Petruk Diatas Gunung Merapi”

  1. suparno says:

    Ramalan Awan mbah Petruk punika namung budidayanipun manungsa ananging gusti Allah ingkang murbeing rat ingkang mangertosi sedaya kang badahe kalampah. Mangga kita nyenyuwun mugi tinebihna saking bilahi. Hayu Rahayu Raharja Niskala Satuhu.!!!!!!!

  2. tika says:

    klo mnurut saya ga ngaruh x, smua bencana hnya allah yg menenrukan, adanya awan berbentuk petruk bukan berarti pertanda buruk melainkan hnya isyarat dr penjaga merapi yg ingin di ktahui keberadaannya oleh smua org. thanks

  3. Mayounglee Pochi Lam says:

    Munculnya awan yg berbentuk kepala petruk itu memang ada maknanya, Gusti Allah itu memberitahukan sesuatu yg akan terjadi kepada hambanya melalui caranya sendiri, tinggal kita bisa tidak untuk memahaminya. Jadi menurut sy awan berbentuk kepala petruk ini merupakan suatu peringatan dr Gusti Allah untuk kita semua, pd saat sunami di Aceh toh jg keluar awan yg berlafalkan Allah….monggo dikita sama2 memperbaiki ahlak kita dan bertaubat untuk menuju jalan Allah.

  4. Bahdung Tumenggung Kraton Tegal says:

    Wong Sing arane awan sing bentuke sirahe petruk kue artine menurut nyong kaya kye: nyong sadulur kabeh kudu sing jujur ora kena goroh ( korupsi termasuk goroh ) ne goroh kye irunge bakal dawa ky petruk / pinokio, ngerti sedulur…? jarene obama did u understand?. Trus aja pada wanine ning mburine tok pating grundel ky sirahe petruk ana undel2e mburine ya, angger dadi pemimpin ya kudu sing wani memperjuangkan kepentingane rakyate ora mung nggedekna wetenge dewek. Kenapa petruke madep ngidul kye maksude akeh ( cewe ayu2 / kemaksiatan ) ning daerah kidul yakue Jogja, Bocah kuliah pd meteng, pejabat pd selingkuh, lan liya2ne ( wong Jogja ngerti dewek lah ). Hayuh sedulur kabeh sing pd prihatin, madep maring Gusti Allah ben ayem uripe dunia wal akherat, amiiinn……

  5. Die_die says:

    hai orang yang beriman kembalilah ke jalan ALLAH,SWT
    pedomani al-qur’an tirulah perbuatan rasul allah, jangan keluar dari itu karena azab allah sangat pedih

  6. andi says:

    semua yg bakalan terjadi manusia tidak tau, oleh karena itu kita tetep waspada. Awan mbah petruk sebagai cambuk untuk kita selalu mendekatkan diri Kepada Allah Swt. Tingkat peribadatan kepada sang Kholiq yang menjaga alam. Kita hanya pasrah. Allahu Akbar

  7. Anwar says:

    Wallahu a’lam