Candi Borobudur Beroperasi Kembali

Author - November 21, 2010

Candi Borobudur Beroperasi Kembalii-berita, Setelah ditutup total selama dua pekan akibat letusan Merapi akhirnya situs peninggalan dari Budha ini dioperasikan kembali setelah terganggu oleh debu vulkanik yang ditimbulkan oleh Merapi. Tepatnya, pada hari ini (20/11/2010) wisatawan sudah dapat mengunjungi Candi Borobudur, namun hanya dapat masuk area taman saja atau zona II karena untuk area Candi belum dibuka karena masih dalam tahap pembersihan. Rencananya untuk area Candi akan dibuka besok menurut Kepala Pelayanan Teknis Balai Konservasi Peninggalan Borobudur, Iskandar. Wisatawan belum diperbolehkan menaiki candi dengan luas 14.161 meter persegi itu dikarenakan masih dalam proses pembersihan dari debu vulkanik, terang Iskandar.

Proses pembersihan, kata Iskandar, dilakukan oleh 70 orang dari balai konservasi dibantu sekitar 300 relawan sejak 11 November 2010. “Baru sekitar lima persen dibersihkan. Kita bersihkan dari atas dulu baru ke bawah. Tiga sampai empat minggu selesai sudah bagus itu,” jelas dia.

Meski tidak dapat menaiki candi, setiap pengunjung tetap dikenakan tarif normal yakni Rp 20.000 pada hari kerja dan Rp 23.000 saat akhir pekan. Adapun turis dikenakan tarif tetap yakni 15 dollar AS.

Seperti diberitakan, letusan Merapi membuat Candi Borobudur tertutup abu vulkanik setebal 1,5 centimeter hingga 2 centimeter. Ketebalan debu itu adalah paling tebal pascapemugaran tahun 1983. Debu itu merata di seluruh candi pada bidang-bidang horizontal seperti lantai maupun atas stupa, keben dan ornamens. Adapun di bidang vertikal, ketebalan debu relatif lebih kecil.

Comments Closed

Comments are closed.