Di Penjara Ada Bilik Cinta

Author - December 2, 2010

Di Penjara Ada Bilik Cintai-berita, Rencananya, Kementerian Hukum dan HAM akan membangun fasilitas khusus kegiatan seksual narapidana di lapas atau rutan. Namun, saat ini belum dapat direalisasikan karena tidak adanya dukungan anggaran dari APBN, terlebih lagi izin kepada para tokoh agama belum memperbolehkannya. Pengadaan bilik cinta ini, dimaksudkan kepada para narapidana yang mungkin setelah lamanya mendekam di penjara membutuhkan seksual, namun tidak diperbolehkan sembarang wanita.

Untuk membangun bilik khusus itu tentu akan membutuhkan biaya yang tak sedikit. Masalahnya, hingga kini dua kendala tersebut yakni dukungan anggaran dari APBN dan izin dari para tokoh Agama belum mendukung masalah ini. Padahal, kebutuhan ini dinilai sangat penting karena para narapidana membutuhkan perlengkapan seperti seprai yang jumlahnya ribuan. Wacana ini disampaikan dalam merayakan hari AIDS sedunia dan melakukan rencana pengadaan bilik cinta untuk mengurangi penyakit HIV/AIDS di penjara.

Jika tidak dibangun bilik khusus, maka tak dapat dihindari ini bisa dikomersilkan dan banyak bisnis tersembunyi yang tidak aka diketahui. Sementara itu, menurut data Kemenkumham, tes HIV pernah dilakukan pada 15 unit pelaksana teknis di beberapa kota besar sepanjang Agustus 2008 hingga Maret 2010. Dari 4.913 narapidana yang di tes selama periode itu ditemukan 1.006 narapidana yang mengidap virus HIV.

Comments Closed

Comments are closed.