Dokumen Antasari Disita Oleh Polisi

Author - April 20, 2011

Dokumen Antasari Disita Oleh Polisi – Kuasa hukum Antasari, Maqdir Ismail hari ini menyatakan bahwa para penyidik Polri yang menangani kasus kliennya, telah menyita dokumen pribadi terpidana 18 tahun dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran 2009 lalu.

Saat penyitaan dilakukan,Magdir menjelaskan,ada satu dokumen yang tak terkait dengan kasus yang dituduhkan. Dokumen tersebut diserahkan masyarakat kepada Antasari saat ia menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.

Maqdir menduga, dokumen pribadi Antasari yang disita penyidik adalah yang berkaitan dengan laporan masyarakat tentang pengadaan teknologi informasi (IT) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, sesuai dengan putusan pengadilan, dokumen-dokumen yang disita Polri harus dikembalikan setelah keputusan atas perkara Antasari itu berkekuatan hukum tetap.

Selain dokumen terkait IT, penyidik Polri juga menyita dokumen yang berkaitan dengan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia serta dokumen kerjasama swasta dan BUMN. Menyangkut semua dokumen tersebut, Maqdir menambahkan bahwa dokumen yang disita tidak berhubungan dengan perkara pembunuhan Nasrudin.

Atas disitanya semua dokumen pribadi Antasari ini, Maqdir menilai bahwa penyitaan dokumen yang tidak berhubungan dengan kasus Nasrudin oleh Polri tersebut melanggar ketentuan. Seharusnya, katanya, penyidik memilah-milah seluruh dokumen untuk dijadikan alat bukti. Kejanggalan penyitaan tersebut dan kejanggalan penanganan kasus Antasari lainnya, menurut Maqdir akan dituangkan dalam memori Peninjauan Kembali (PK) yang tengah disusun pihak Antasari.

Comments Closed

Comments are closed.