Gedung DPR Baru. Sebuah ironi memang disaat warga sedang kesulitan mencari rejeki di tengah kesulitan ekonomi yang diderita saat ini, justru DPR ingin membangun gedung DPR yang baru.
Gedung Dpr Baru
Badan Anggaran DPR berharap rencana pembangunan gedung baru DPR dapat segera direalisasikan. “Pembangunan ini sangat urgent, karena yang sekarang sudah tidak layak lagi,” kata Ketua Badan Anggaran DPR Melchias Markus Mekeng di gedung DPR hari ini Rabu (1/9).

Menurut Melchias, dengan semakin kuatnya kontrol masyarakat dan membaiknya fungsi Dewan dibandingkan zaman orde baru dan masa reformasi, tentu harus diimbangi dengan fasilitas menunjang.  Ia juga berharap peningkatan wibawa Dewan di mata masyarakat dengan adanya gedung baru tersebut.

“Kita juga harus menunjukkan wibawa dari satu institusi. Kita akan malu kalau orang luar mengunjungi DPR dan mengetahui model DPR-nya seperti ini. Masa sebagai bangsa kita tidak malu diketawai sama org lain,” lanjutnya.

Selain pembangunan gedung baru, Melchias juga menyoroti kurangnya staf ahli yang dimiliki setiap anggota Dewan. Menurutnya, idealnya setiap anggota Dewan memiliki 5-10 staf ahli  disesuaikan dengan kebutuhan. Dia membandingkan dengan anggota Dewan di Brazil yang memiliki 27 orang staf ahli, dan Amerika yang memiliki 12 staf ahli.

Dengan adanya staf ahli, Melchias berharap kinerja anggota Dewan lebih matang dan berkualitas. “Proses rekrutmen juga sudah diperbaiki. Ujian bukan DPR yang menyelenggarakan,” katanya.

Sebelumnya, menurut Wakil Badan Urusan Rumah Tangga DPR (BURT), Pius Lustrilanang, gedung berbiaya total Rp 1,6 triliun ini akan dilengkapi dengan 14 lift, restoran, serta helipad. Fasilitas tersebut untuk mendukung mobilitas 560 anggota Dewan, lima staf ahli, dan satu asisten pribadi. Gedung juga akan dilengkapi kamar kerja seluas 120 meter persegi untuk setiap anggota Dewan dan para stafnya.

Menurut Melchias, pengucuran anggaran untuk pembangunan gedung rencananya akan dilakukan secara bertahap, di mulai dari tahun 2010 hingga 2013.