Harga Melonjak, Emas Diincar Investor

Author - February 4, 2011

Harga Melonjak, Emas Diincar Investori-berita, Pada perdagangan akhir pekan pertama Februari 2011, diperkirakan saham berbasis metal akan menjadi incaran para pelaku pasar. Hal itu didorong oleh meningkatnya harga metal seperti emas, timah dan nikel dalam dua hari perdagangan. Menurut data London Metal Exchange menunjukkan jika harga timah saat ini berada pada level US$30.540 per ton, Nikel menembus angka US$27.710 per ton dan emas meningkat pada angka US$1.354,3 atau naik sebesar 1.35 persen.

Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang optimistis kenaikan harga ini akan berimbas pada emiten berbasis metal pada Bursa Efek Indonesia. Antara lain PT Timah Tbk, PT International Nickel Indonesia Tbk, dan PT Aneka Tambang Tbk. Harga saham PT Timah saat ini berada di posisi Rp2.875 atau naik 1,77 persen. Posisi Saham berkode TINS tersebut sama seperti awal tahun. Pada pertengahan Januari, TINS sempat menyentuh level terendah pada Rp2.500.

Namun kenaikan harga menjadi pendorong saham pelat merah ini kembali naik. Tahun ini, PT Timah Tbk berencana mengakuisisi PT Sarana Karya, perusahaan aspal, pada semester I tahun ini. Sedangkan, PT Aneka Tambang Tbk pada kuartal keempat 2010 membukukan pendapatan Rp2,99 triliun (belum diaudit). Pendapatan ini naik 22 persen dibandingkan kuartal keempat 2009. Lonjakan pendapatan ini diakibatkan kenaikan penjualan feronikel dan bijih nikel, seiring dengan peningkatan permintaan, serta peningkatan harga jual.

Comments Closed

Comments are closed.