Julian Assange Takut Dibunuh AS

Author - December 25, 2010

Julian Assange Takut Dibunuh ASi-berita, Pendiri Wikileaks, Julian Assange kini tengah menjadi sasaran bagi beberapa negara untuk menuntut Assange dalam beberapa tuduhan di luar Wikileaks. Banyak pihak yang menuntut Julian untuk di ekstradisi dari Inggris. Namun, Julian tetap bersikeras untuk tidak mengekstradisi dirinya. Ia mengaku mempunyai alasan kuat yang membuat dirinya tetap menolak untuk di ekstradisi. Assange mengaku, jika dirinya di ekstradisi, kemungkinan besar ia akan dibunuh dalam penjara Amerika Serikat yang sejak lama telah mengincar dirinya atas tindakannya membocorkan rahasia kawat diplomatik Amerika Serikat.

Ia khawatir jika nasibnya akan sama dengan Jack Ruby yang dibunuh dalam penjara AS. Ruby adalah seorang pemilik kelab malam yang ditembak mati Lee Harvey Oswald di Stasiun polisi Dallas, Texas. Ia ditembak mati sehari setelah Oswald ditahan atas dugaan telah membunuh presiden AS, John F Kennedy pada tahun 1963. Padahal belum diketahui secara pasti jika Ruby yang telah melakukan pembunuhan tersebut. Kasus yang menimpa dirinya atas dugaan pelecehan seksual, Assange yakin jika tuduhan tersebut berkaitan erat dengan Washington, Amerika Serikat. Bisa saja itu sebuah wacana untuk menghancurkan Assange dengan cara lain, karena tidak mungkin untuk menuntut Wikileaks yang telah membocorkan rahasia diplomatik AS, karena dalam undang-undang tertulis kebebasan berbicara.

Inggris merupakan tempat yang aman bagi Assange, karena Inggris adalah satu-satunya negara yang tidak ingin pemerintahannya terkooptasi oleh Amerika Serikat. Kini Assange tinggal sementara di Ellingham Hall, mansion milik seorang rekannya di Inggris sambil menunggu proses ekstradisi yang mungkin akan berlangsung selama berbulan-bulan.

Comments Closed

Comments are closed.