Kejagung Minta Sultan Bagindo Klarifikasi Soal Tudingan Nazaruddin

Author - August 3, 2011

i-Berita – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini menjadi buronan interpol, Muhammad Nazaruddin, kembali melontarkan tuduhan. Kali ini Nazar menuding Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Sutan Bagindo Fachmi, memberikan Rp1 miliar ke Partai Demokrat agar dirinya dibantu dalam seleksi pimpinan KPK, yang prosesnya kini sedang dijalaninya.

Menyangkut tudingan tersebut Wakil Jaksa Agung Darmono meminta Jaksa Pengawas memanggil Jaksa Fachmi untuk dimintai klarifikasi mengenai tudingan Nazarudin itu. “Dia (Fachmi) masih aktif sehingga masih dalam jangkauan pengawasan untuk klarifikasi sejauh mana kebenaran informasi itu, dan mudah-mudahan itu tidak benar,” kata Darmono dikutip dari detik Rabu 3/8/2011

Jaksa Agung Muda Pengawas, Marwan Effendi juga menanggapi serius tudingan yang dilontarkan Nazar tersebut. Marwan mejelaskan, dia akan memerintahkan Fachmi untuk menerbitkan surat untuk klarifikasi.”Ini kan baru isu, nah nanti akan kami klarifikasi,” kata Marwan.

Sebelumnya, tudingan Nazaruddin itu langsung dibantah Bagindo Fachmi. “Saya kasih buat apa, emang saya anggota Demokrat,” kata Fachmi di sela-sela mengikuti seleksi pimpinan KPK, di Kementerian Hukum dan HAM, Selasa 2 Agustus 2011.

Fachmi balik menuding Nazaruddin. Menurutnya, Nazaruddin yang saat itu duduk sebagai anggota Komisi Hukum DPR pernah meminta agar dia tidak melanjutkan kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit Daerah Dharmasraya di Sumatera Barat tahun 2009.

“Dia kan terlibat kasus korupsi di Dhamasraya, Sumbar. Sampai saya diancam kalau nggak mau saya diberhentikan dari Kejati. Terus saya dimaki-maki di telepon,” ujar Fachmi.

Comments Closed

Comments are closed.