Lewat Sms, Marzuki Hanya Mencari Simpati SBY?

Author - July 10, 2011

i-Berita – Pesan singkat atau SMS yang dikirim Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie kepada SBY kini jadi sorotan, baik anggota partai Demokrat maupun para pengamat politik. Marzukie Alie dinilai memanfaatkan kisruh partai untuk mendongkel kepemimpinan Anas Urbaningrum dari kursi ketua umum.

Seperti dikutip dari detik, Minggu 10/7/2011 pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi, menilai lewat SMS itu Marzuki ingin mencari simpati SBY dengan penekanan bahwa kisruh Demokrat belakangan ini disebabkan oleh pertikaian faksi Anas Urbaningrum dan faksi Andi Mallarangeng.

Burhanuddin menyatakan, SMS Marzuki seakan menunjukkan ia sedang memakai strategi ‘dua wajah’, yakni di depan publik ia seakan tidak ingin mendorong Kongres Luar Biasa (KLB), namun di belakang layar dia gencar melakukan gerilya politik.

“Gerilya dia itu yakni apa yang di SMS-nya ke SBY disebut penyelamatan partai atas kegagalan manajemen. Dalam SMS tak disebutkan bentuknya, tapi saat ini semua tahu sudah berkembang di kalangan pengurus partai pusat dan daerah untuk menggulirkan Kongres Luar Biasa (KLB) dalam Rakornas nanti,” kata Burhanuddin. Rakornas Partai Demokrat rencananya dilakukan di Sentul Bogor 21 Juli mendatang.

Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut isi SMS yang dikirim Marzuki kepada SBY dan seluruh anggota Dewan Pembina pada Jumat 8 Juli 2011 malamdikutip dari detik, Jumat 10/7/2011:

Yth Kawanbin/Bp SBY,

Saya melaporkan, saat ini sedang berada di Rusia dalam rangka memenuhi undangan Parlemen Rusia. Malam ini banyak sekali SMS yang masuk tentang Ruhut, Deny Kailimang, Amir Syamsudin yang saling memojokkan dalam acara Jakarta Lawyer Club di TVone. Saling serang antar pengurus partai bukan hanya kali ini, tapi sudah berkali-kali. Kelihatannya manajemen partai sudah tidak efektif lagi, apapun perintah DPP. Ini masalah Leadership. Memprihatinkan sekali, kita juga terkena imbas seolah tidak memperdulikan tentang kondisi partai. Sebenarnya saya sebagai pribadi atau dalam kapasitas sebagai Wakawanbin tidak mau ikut-ikutan dalam urusan yang melibatkan DPP PD secara operasional, namun kalau ini terus dibiarkan, setiap hari kita di degradasi oleh kita sendiri dengan provokasi media, kita akan menuju kehancuran. Mohon Kawanbin mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan partai, kami siap diperintah dan mendukung apa apapun keputusan Kawanbin sebagai the founding father PD. Tks Wakawanbin.

Comments Closed

Comments are closed.