Mafia Pajak Berkeliaran, Tangkap!

Author - December 9, 2010

Mafia Pajak Berkeliaran, Tangkap!i-berita.com, Masih banyak mafia pajak yang masih berkeliaran di Ditjen Perpajakan, kapankah mafia-mafia pajak itu akan diseret ke meja hijau? Merekalah yang pantas disebut sampah masyarakat, bukan rakyat jelata!!!

Terdakwa kasus korupsi keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal (SAT) Humala Setia Leonardo Napitupulu, meminta agar kekayaan pejabat Direktorat (Ditjen) Perpajakan diperiksa. Humala mengungkapkan masih banyak mafia pajak yang masih berkeliaran di Ditjen Perpajakan.

“Mafia pajak dekat dengan kekuasaan dan uang. Nggak mungkin mafia pajak itu miskin. Itu ‘entry point’-nya. Periksa semua kekayaan pejabat pajak,” kata Humala sebelum persidangan lanjutannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (9/12/2010).

Ia berharap agar tidak ada lagi mafia pajak atau para koruptor di Indonesia, yang perekonomiannya bergantung sepenuhnya pada pajak.

Sebagaimana diberitakan, jaksa penuntut umum (JPU) menuduh Humala ikut serta dalam kasus penanganan perkara pajak PT Surya Alam Tunggal yang mengakibatkan hilangnya wajib pajak perusahaan di Sidoarjo, Jawa Timur itu.

Tuduhan jaksa ke Humala itu berawal dari pengajuan permohonan keberatan PT SAT dengan alasan adanya kesalahan pemeriksaan perhitungan pajak. Karena pengajuan itu, Direktorat Pajak menunjuk Maruli Manurung sebagai Kepala Seksi Pengurangan dan Keberatan, Humala SL Napitupulu selaku Penelaah Keberatan, Marjanto sebagai Kepala Sub Direktorat Pengurangan Keberatan, dan Gayus Tambunan selaku pelaksana untuk meneliti permohonan keberatan PT SAT.

Jaksa mengancam Humala dengan Pasal 2 dan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dengan ancaman penjara paling ringan empat tahun dan paling berat 20 tahun.

Comments Closed

Comments are closed.