Maling Baik Hati

Author - December 22, 2010

Maling Baik Hati – Setelah mencuri palu di sebuah toko beberapa dekade lalu.Seorang pencuri membayar kontan dari palu yang dicurinya melalui amplop tanpa nama yang dikirim ke subuah toko pasokan milik keluarga di Pennsylvania barat.

Uang tunai tersebut tiba di Central Contractors Supply Co. di Johnstown, Pennsylvania, dengan surat bertulis tangan yang mengatakan palu itu dicuri sekitar 25 atau 30 tahun lalu, kata Lynne Gramling, perempuan yang memiliki toko tersebut bersama ayahnya seperti yang dilansir dari kompas.

“Saya tahu itu salah, tetapi saya melakukannya juga. Di dalam amplop ada uang 45 dolar (AS) untuk membayar harga palu tersebut ditambah sedikit bunga,” demikian bunyi surat yang tak ditandatangani dan bertanggal 6 Desember. Saya minta maaf saya telah mencurinya, tapi (saya) telah mengubah jalan hidup saya.”

Gramlin merasa heran dengan perlakuan pencuri tersebut,meski barang banyak yang hilang, baru kali ini ada orang yang telah membayar barang yang dicurinya. Ia membawa uang tersebut ke pusat pertokoan di dekat tokonya, dan di sana ayahnya menjadi relawan untuk membunyikan bel Salvation Army. “Saya pergi dan menaruh uang tersebut di tekonya,” kata Gramling. Ia menambahkan, uang itu “jauh lebih banyak dari harga satu palu”. “Dia (pencuri) baik hati,” katanya.

Comments Closed

Comments are closed.