Pelaku Hipnotis Warga Asing

Author - August 26, 2010

Pelaku Hipnotis Warga Asing. Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap empat tersangka pencurian dengan hipnotis yang diduga berkewarganegaraan Suriah. Dua dari empat tersangka itu, diketahui terlibat dalam aksi pencurian di dua buah minimarket di Lampung.
Pelaku Hipnotis Warga Asing
Kepala Polda Lampung Brigadir Jenderal Sulistiyo Ishak mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari Polda Metro Jaya, dua tersangka tersebut yaitu Badar dan Husen. “Saat ini para tersangka masih diperiksa di Markas Polda Metro Jaya. Tim dari Polda Lampung juga sudah bergabung dengan Tim Polda Metro Jaya,” kata Sulistyo kepada wartawan, Kamis (26/08).

Sebelumnya Polda Lampung mendapat laporan, sebanyak empat orang warga Asing mencuri di minimarket Indomaret di daerah Yukum Jaya, Lampung Tengah, pada 11 Agustus lalu. Para pelaku yang terdiri atas dua laki-laki dan perempuan itu mendekati para karyawan toko, dan bertindak seolah-olah hendak memberi barang. Ada pelaku yang menanyakan harga berbagai produk, ada yang sibuk memilih-milih barang, dan ada yang minta diantar ke toilet. Salah seorang pelaku perempuan kemudian menukar uang kecil pada salah seorang karyawan toko.

Saat karyawan masuk menuju gudang tempat penyimpanan brankas uang, pelaku mengikuti dari belakang dan ikut mengambil uang dari brankas. Namun sang karyawan yang diduga telah dihipnotis, menuruti saja semua kemauan pelaku termasuk tidak melarangnya saat mengambil uang.

Aksi itu baru diketahui karyawan toko setelah pada malam harinya mereka menghitung pemasukan hari itu, terdapat kekurangan dana sebesar Rp 4 juta. Aksi para pelaku itu terekam semuanya di Closed Circuit Television (CCTV) yang diserahkan pemilik toko kepada aparat kepolisian.

Esok harinya, pada 12 Agustus 2010, para pelaku yang diduga orang yang sama melakukan aksinya di Indomaret  di daerah Kalibalok, Bandar Lampung. Para pelaku berpura-pura hendak membeli barang dengan melihat-lihat produk yang dipajang di display toko. Salah seorang pelaku bahkan ikut mengacak-acak dan mengambil uang di meja kasir, dengan disaksikan para karyawan toko.

Menurut Kepala Indomaret Kalibalok, Hendra Gunawan, pelaku sama sekali tidak menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan. “Perilaku mereka sama sekali tidak mencurigakan, sama seperti pembeli lainnya. Kami juga seperti tidak sadar dan membiarkan semua aksi mereka,” ujarnya. Dari toko itu, kawanan pencuri mengambil 12 voucher pulsa senilai Rp 1,150.000 dan uang tunai Rp 500 ribu.

Sulistiyo meminta, agar pemilik pusat perbelanjaan meningkatkan pengamanan lingkungan, dengan mempekerjakan petugas satuan pengamanan. “Selain itu pemilik pusat perbelanjaan harus sering berkordinasi dengan aparat kepolisian. Bila ada tindakan yang mencurigakan, harus segera dilaporkan pada polisi,” katanya.

Comments Closed

Comments are closed.