Perayaan Waisak, 1000 Lampion Dilepaskan ke Udara

Author - May 16, 2011

Perayaan Waisak, 1000 Lampion Dilepaskan ke Udarai-berita, Menjelang hari perayaan Waisak, aktivitas kunjungan ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah meningkat empat kali lipat dari biasanya. Candi yang dibuat dahulu kala oleh umat Buddha itu, dipastikan akan menjadi tempat perayaan Waisak kembali untuk tahun ini. Diperkirakan sebanyak 1000 umat Buddha akan menghadiri perayaan Waisak di Candi Borobudur. Mereka bukan hanya datang dari dalam negeri saja, namun tak sedikit juga yang akan datang dari berbagai negara untuk menghadiri perayaan besar bagi umat Buddha itu.

“Estimasi umat sekitar 1.000 orang, termasuk dari beberapa negara. Diantaranya dari Thailand, India, Singapura, dan negara-negara Eropa,” ujar General Manager PT. Taman Wisata Borobudur, Pujo Suwarno. Pujo mengatakan bahwa persiapan untuk perayaan Waisak telah dilakukan semaksimal mungkin, termasuk pengamanan. Saat ini, petugas yang disebar di lokasi sekitar 600 personil, kemungkinan akan ditambah seiring jumlah pengunjung yang meningkat pada hari H.

Penambahan pengamanan juga mungkin akan dilakukan karena pada perayaan Waisak, pintu masuk candi Borobudur tetap dibuka untuk umum, bukan hanya umat Buddha. Harga tiket tidak mengalami kenaikan, untuk wisatawan lokal tetap Rp20.000 dan wisatawan mancanegara US$15. “Diharapkan wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan acara peribadatan. Ini juga bisa digunakan untuk daya tarik wisatawan,” ujarnya.

Perayaan Waisak di Borobudur adalah perayaan tahunan yang kerap dihadiri oleh ribuan orang. Puncak acaranya nanti adalah pelepasan 1.000 buah lampion ke udara. Pada tahun sebelumnya, lampion yang dilepaskan hanya berjumlah 500 buah. “Pelepasan lampion dilakukan agar doanya sampai,” ujar Pujo.

Comments Closed

Comments are closed.