Pernyataan Selly Si Penipu Cantik

Author - March 28, 2011

Pernyataan Selly Si Penipu Cantiki-berita, Setelah menjadi target polisi selama berbulan-bulan, akhirnya wanita cantik bernama lengkap Selly Yustiawati alias Rasellya Rahman Taher berhasil ditangkap oleh kepolisian Kuta, Bali. Kini, hidupnya terpaksa harus mendekam di tahanan sebagai tersangka kasus penipuan. Memang benar kata pepatah, orang akan menyesali perbuatannya pada akhirnya dan Selly pun mengaku menyesal atas perbuatannya itu. Kepada para wartawan yang mengerumuninya di Markas Polsek Denpasar Selatan, Selly menceritakan mengapa ia nekad untuk menipu.

Memakai kaus coklat dan tampil tanpa riasan, dia pun mencurahkan isi hatinya tentang berbagai hal–soal suka-dukanya jadi buron, anaknya, juga deritanya menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. “Semenjak kasus ini, saya jarang pulang, saya kos, dan orangtua pun tidak tahu. Karena rasa takut itu saya tidak berani pulang,” kata Selly sambil bercucuran air mata, Senin, 28 Maret 2011. Selly yang lulusan S1 Komunikasi angkatan tahun 2000 itu mengaku rindu dengan anak perempuannya yang baru berusia empat tahun, hasil hubungannya dengan mantan suaminya. Dia pun mengisahkan awal mula ia terjerat praktik penipuan.

“Saya jadi seperti ini sejak saya cerai dengan suami. Pekerjaaan saya tidak ada yang benar. Saya nikah tahun 2004 sampai 2006, dan 2007 resmi bercerai, karena kasus kekerasan dalam rumah tangga. Saya sering dipukuli suami. Saat itu suami saya masih kuliah, sementara saya yang bekerja,” kata dia. Selly membantah pernah mengaku-aku sebagai wartawan Kompas, seperti yang dinyatakan para korbannya.

“Pada 2009 saya memang bekerja di sana (Kompas) di bagian penerimaan surat-surat. Teman-teman di Kompas ada enam orang yang saya pinjam uangnya, itu pun sudah diselesaikan,” kata dia. “Kalau saya pinjam uang teman, itu pun uangnya tidak saya pakai sendiri. Itu buat bersenang-senang dengan teman yang meminjamkan uangnya ke saya.” Selly mengaku menyesali perbuatannya. “Saya minta maaf kepada semua orang yang pernah saya rugikan. Juga kepada keluarga saya, terutama anak saya yang sudah saya tinggal sejak Desember lalu,” kata dia.

Comments Closed

Comments are closed.