Persipura Diusulkan Ganti Timnas Indonesia

Author - July 13, 2011

Persipura Diusulkan Ganti Timnas Indonesiai-berita, Mempunyai sebuah tim yang kuat dan kompak bukan hanya dengan memiliki para pemain individu yang terpilih saja. Namun, butuh waktu yang lama untuk mendapatkan semua itu yang tentunya melewati proses latihan. Seringnya berganti pemain maupun pelatih dinilai tidak akan efektif untuk menjadikan sebuah tim menjadi kuat. Contohnya, lihat saja Sir Alex Ferguson yang melatih klub Manchester United. Ia menggodok para pemainnya dan bukan hanya membeli saja, sehingga terciptakan permainan yang indah dan kompak.

Berbeda dengan timnas Indonesia yang dinilai kurang baik dengan seringnya pergantian pemain dan pelatih. Bahkan, masih banyak pemain yang lebih bagus namun tidak masuk ke dalam daftar tim nasional Indonesia. Maka dari itu, banyak yang mengusulkan jika tim Persipura Jayapura untuk menggantikan Timnas Indonesia. Mungkin kedengarannya akan aneh, namun patut dipertimbangkan perjalanan Persipura hingga saat ini.

Selain menjadi jawara liga super Indonesia, ia pun lolos perempat final dalam laga ajang sepakbola se-Asia. Selain itu juga, Persipura mampu mengalahkan para pemain bintang dalam laga perang bintang. Maka dari itu, permainan Persipura tidak perlu duragukan lagi baik individu maupun tim. Anggota Komite Eksekutif PSSI Toni Aprilani mengatakan ada beberapa alasan skuad Persipura Jayapura diusulkan menggantikan tim nasional PSSI saat melawan tim nasional Turkmenistan dalam ajang Kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 di Turkmenistan, Ahad 24 Juli 2011.

Skuad Alfred Rield dinilai belum siap karena masih masih tersebar di daerah. Bambang Pamungkas Cs juga belum pernah latihan lagi usai Liga Super selesai. Sedangkan juara Liga Super Indonesia itu diperkirakan lebih siap baik secara individu maupun tim. “Waktu terbatas karena tanggal 20 Juli kita harus sudah mendaftarkan tim lengkap ke FIFA,” ujar Toni, Selasa 12 Juli 2011. Persipura lebih siap karena terus berlatih untuk persiapan di ajang Piala AFC

Toni menyebutkan ide tersebut muncul dan dibahas dalam rapat pertama Komite Eksekuti PSSI 2011 – 2015, Senin 11 Juli 2011 kemarin. Meskipun tak dihadiri pelatih kepala tim nasional Alfred Riedl namun rapat juga dihadiri para awak tim nasional termasuk asisten pelatih timnas Rahmad Darmawan.

“Memang tim nasional asuhan Riedle bisa saja dipaksakan berlatih dan dikirim ke Turkmenistan, tapi melihat kondisinya sementara ini, maka sangat diragukan, mereka bisa tampil dengan performa terbaiknya tanggal 24 Juli nanti. Padahal kita dan masyarakat kan tetap ingin tim nasional bisa tampil semaksimal mungkin,”kata Toni.

Toni mengakui plot mengirim skuad Persipura ke Turkmenistan ini belum definitif. “Kepastian jadi-tidaknya baru akan diputuskan dalam rapat lanjutan besok di markas PSSI yang rencananya juga akan dihadiri Alfred Riedl,”ujar Toni. “Memang belum ada kepastian akan hadir-tidaknya Riedl dalam rapat besok. Tapi yang jelas kami sudah melayangkan undangan supaya dia datang,” kata dia.

Meski baru diputuskan besok, Toni mengaku sudah mengontak manajer tim Persipura dan mendapat sambutan positif. Meskipun, pelatih Mutiara Hitam Jacksen F Tiago belum bisa dihubungi karena masih berlibur di Brasil. “(Saat ditawari) Mereka (Persipura) bilang merasa tersanjung dan siap tampil di Turkmenistan. Mereka juga berjanji akan mengontak Jacksen secepatnya untuk segera kembali ke Indonesia,”kata Toni.

Comments Closed

Comments are closed.