PILKADA Pandeglang Kurang Persiapan

Author - August 23, 2010

PILKADA Pandeglang Kurang Persiapan. Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dinilai kurang persiapan dalam menggelar pemilihan kepala daerah.
PILKADA Pandeglang Kurang Persiapan
“Saya melihat KPUD kurang persiapan dalam melaksanakan pilkada ini, dan sebagai contoh kecil saja, hingga kini KPUD tidak sanggup menertibkan atribut kempanye para calon,” kata Wakil Bidang Politik dan Pemenangan Pimilu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang, Sirojudin di Pandeglang, Senin.

Menurut dia, KPUD mengaku belum bisa menertibkan atribut kampanye para calon, seperti baliho dan poster, yang kini sudah bertebaran, dengan alasan masih menunggu aturan penertiban atribut itu.

Masalah tersebut, kata dia, tidak akan terjadi kalau KPUD sudah melakukan persiapan secara matang dalam melaksanakan pilkada itu.

“Kalau memang persiapannya sudah matang, mereka pasti sudah siap dengan berbagai kemungkinan yang terjadi terkait dengan pilkada itu, termasuk penertiban atribut kampanye yang dinilai melanggar,” ujarnya.

Sirojudin mendesak, KPU segera melakukan penertiban pemasangan atribut kampanye para calon, sehingga pemasangannya tidak acak-acakan seperti saat ini.

Pemilihan bupati dan wakil bupati Pandeglang periode 2010-2015 akan digelar 3 Oktober 2010 dan akan diikuti enam pasangan calon, masing-masing tiga dari jalur independen dan tiga diusung partai politik.

Tiga pasangan yang berasal dari jalur perseorangan itu, yakni Yoyon Sudjana-Muhamad Oyim, Sunarto-Agus Wahyu Wardhana dan Djajat Mujahidin-Enjat Sudrajat.

Sedangkan yang diusung gabungan partai politik, yakni Erwan Kurtubi-Heriyani yang didukung delapan partai, Golkar, Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, Hanura, Partai Karya Peduli Bangsa, PPRN dan Partai Matahari Bangsa.

Kemudian Irna Narulita Dimyati-Apud Mahfudi diusung tiga partai yakni Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia.

Edi Suhaedi-Aprilia Hedysanty Puteri didukung 24 partai, di antaranya Partai Gerindra, Partai Bintang Reformasi, Partai Merdeka, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Republikan, Partai Kebangkitan Nasional Ulama, dan Partai Nahdatul Ummah Indonesia.

Saat ini, di berbagai tempat banyak terpasang baliho dan poster bergambar pasangan para calon, dan yang paling banyak terpasang yakni gambar pasangan Erwan Kurtubi-Heryani.

Comments Closed

Comments are closed.