Pius Lustrilanang Inginkan Gedung DPR Baru
Pius Lustrilanang Inginkan Gedung DPR Baru. Setelah bermunculan fasilitas wah dalam gedung baru DPR, kritikan demi kritikan terus bermunculan. Bahkan hingga menyentuh kemiskinan. Namun, itu ditampik tegas politikus Partai Gerindra Pius Lustrilanang.

Jauh sebelum Indonesia berdiri, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR ini mengatakan, warga miskin telah lama ada. Karena itu, ia menilai, jangan hanya karena terbentur dengan kemiskinan lantas membuat DPR berhenti berjuang membangun gedung baru.
Apalagi, menurut Pius, baik DPR dan rakyat telah memiliki porsinya masing-masing. Ditegaskan dia, DPR berjuang untuk rakyat. Sehingga, anggota parlemen pun berhak pula meraih keinginannya.
“Jadi, tidak ada korelasi membangun gedung DPR dengan kemisikinan. DPR periode lalu tidak ada keberanian melaksanakan. DPR sekarang berani. Kalau tidak, kita tunda saja bahwa ada DPR lebih baik,” tegas dia.
Pius menyarankan agar masyarakat tidak hanya melihat rencana pembangunan gedung baru, yang mengeluarkan dana sebesar Rp1,6 triliun tersebut dari fisiknya semata. Karena pembangunan gedung tersebut, merupakan perbaikan kinerja anggota dewan di masa mendatang.
“Dalam anggaran DPR selalu berkonsultasi dengan pemerintah. DPR bekerja tiap hari untuk rakyat. Tapi untuk gedung sudah diputuskan dilakukan sekarang,” tambah Pius lagi.
Ia menjelaskan, mengenai dana Rp1,6 triliun, anggaran itu sebagian besar dipakai untuk pembangunan konstruksi fisik. Sementara sisanya Rp500 miliar untuk funiture dan lain-lain. “Awalnya memang Rp1,8 trilun, tapi karena sudah dihitung Departemen Pekerjaan Umum jadi Rp1,6 triliun,” tandas Pius.


