Pria Ini Selalu Bawa Jantungnya Ke Dalam Tas

Author - August 4, 2011

Pria Ini Selalu Bawa Jantungnya Ke Dalam Tasi-berita, Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi pun semakin berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi manusia. Bahkan, ada teknologi terbaru yang sangat membantu dalam kehidupan. Terbukti oleh Matthew Green, pria berusia 40 tahun ini menjadi pasien pertama yang sukses diberi jantung buatan. Kemanapun ia pergi, Green tidak boleh sampai melupakan jantung buatannya. Sehingga ia harus selalu membawa tas sebagai tempat untuk jantung buatannya. Awalnya, Green mengalami kesakitan pada otot jantungnya. Namun, kondisi tersebut berhasil diatasi dengan jantung buatan yang ia pasang di Papworth Hospital, Cambridge, Inggris.

“Hingga kini saya merasa sehat dan penuh semangat hidup,” ujarnya. Green menceritakan dua tahun yang lalu saat ia bersepeda menuju kantor namun saat ia masuk rumah sakit, rutinitasnya pun berubah. Ia berusaha keras untuk bisa berjalan. “Teknologi ajaib ini berhasil membawa kembali kehidupan saya.” Green menjadi pasien transplan pertama yang bisa pulang ke rumah membawa jantung plastiknya. Implan ini disebut SynCardia Total Artificial Heart dan jenis ini tak dirancang untuk pemakaian jangka panjang.

Namun jantung ini akan menjaga Green tetap hidup hingga ia menemukan donor jantung untuknya. Konsultan Steven Tsui mengatakan, Green mungkin tak akan selamat tanpa operasi ini. Implan jantung plastik juga diketahui sukses dilakukan di Amerika.

Comments Closed

Comments are closed.