Pulang Kampung, Darsem Gelar Saweran

Author - July 14, 2011

Pulang Kampung, Darsem Gelar Sawerani-berita, Darsem, TKW Indonesia yang lolos dari hukuman pancung di Arab Saudi setelah membunuh majikannya yang hendak memperkosanya, kini dapat bernafas lega. Tiba di kampung halamannya, Darsem mengaku sangat senang. Ditambah lagi dengan sambutan yang baik dari warga sekitar kediamannya. Sejak kepulangan Darsem, rumahnya yang berada di Dusun Truntum, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, selalu ramai oleh warga yang ingin bertemu dengan Darsem.

Merayakan kepulangannya serta lolos dari hukuman maut, Darsem pun menggelar saweran di kediamannya. Tak heran jika sejak pagi, rumah Darsem sudah dipenuhi oleh puluhan warga mulai dari anak kecil hingga dewasa. Mereka berkumpul menanti saweran dari mangkok plastik yang tampak dipenuhi dengan uang logam Rp.500 dicampur dengan beras kuning.

Layaknya seperti saweran pada pernikahan, para warga saling berebut ketika mangkok yang berisi uang dan beras itu dilemparkan. Darsem sendiri tampak hanya memperhatikan aktifitas yang menyedot perhatian tetangga di pagi hari itu. Menanggapi hal itu, ayah Darsem, Dawud Tawur mengatakan bahwa saweran sudah merupakan kegiatan yang diniatinya apabila salah satu putrinya itu kembali dengan selamat dari Arab Saudi.

“Saya memang dari awal sudah niat mau begini. Makanya sekarang dilakukan,” ungkap Dawud saat ditemui usai posesi saweran di kediamannya, Kamis (14/7/2011) pagi. “Jumlahnya Rp 500 ribu,” lanjutnya.

Saweran diawali dengan doa yang dipimpin Kamirah, sesepuh Dusun Truntum. Menurut Kamirah, saweran disebut juga kawulan. “Dengan ini Darsem sudah enggak pernah utang dosa. Supaya jangan ditagih para dedemit. Yang sudah ya sudah ya. Belum terjadi ya tidak terjadi. Semoga jawabannya diterima gusti Allah selamat dunia akherat,” kata Kamirah kepada Tribunnews, di tempat yang sama.

Comments Closed

Comments are closed.