SBY Tagih Aset Century di Swiss

Author - January 31, 2011

SBY Tagih Aset Century di Swissi-berita, Pada acara Forum Ekonomi Dunia yang diselenggarakan di Davos, Swiss, yang berlangsung 27-29 Januari itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Presiden Konfederasi Swiss Micheline Calmy-Rey. Dalam pertemuan itu, mereka membahas untuk menjalin kerjasama untuk mengembalikan aset Bank Century yang diduga sebagian berada di Swiss. Hal tersebut dikatakan SBY dalam jumpe pers di Bandar Udara Internasional Dubai kemarin dinihari saat transit menuju Tanah Air.

Dari hasil laporan terakhir yang diterimanya, SBY mengatakan bahwa kerjasama dengan pemerintah Swiss tidak berjalan dengan baik. “Bahkan terkesan kurang kooperatif,” katanya. Seusai pertemuan itu, pemerintah Swiss meminta dokumen legal agar aset bisa segera dikembalikan. “Tim Indonesia akan datang lagi. Kita juga meminta Bank Dunia karena sudah ada kerja sama untuk mengembalikan aset-aset yang hilang,” katanya.

Manajemen PT Bank Mutiara Tbk (sebelumnya Bank Century) berebut aset Century senilai US$ 156 juta (Rp 1,4 triliun) dengan perusahaan asal Cayman Island, Tarquin. Aset itu berupa deposito yang dijaminkan atas surat berharga yang ditawarkan oleh Telltop di masa lalu.

Direktur Utama Bank Mutiara Maryono mengatakan perusahaan Telltop, yang berlokasi di British Virgin Island, melakukan jual-beli surat dengan Century. Atas pembelian surat berharga Century ini, Telltop menjaminkan deposito senilai US$ 156 juta yang disimpan di Bank Dresdner Swiss–kini menjadi Bank LGT.

Namun jaminan deposito ini juga diklaim Tarquin. Bank Dresdner kemudian memutuskan perkara sengketa klaim deposito pada pengadilan di Swiss. “Keputusannya, pada Desember 2010, keduanya diputuskan menjadi pihak yang diakui punya kepentingan atas aset itu,” kata Maryono.

Comments Closed

Comments are closed.