Sebagai Penghormatan, Munir Jadi Nama Jalan di Belanda

Author - March 30, 2011

Sebagai Penghormatan, Munir Jadi Nama Jalan di Belandai-berita, Aktivis Munir yang tewas dibunuh di Belanda, hingga kini masih tercium harum namanya. Bahkan, pemerintah daerah kota Den Haag, Belanda pun berjanji kepada istri Munir, Suciwati, akan memberikan penghormatan kepada Munir dengan menamakan sebuah jalan di kota dengan nama Munirstraat atau Jalan Munir. Radio Nederland, Selasa (29/3/2011), melaporkan, pemerintah kota Den Haag menyampaikan janji tersebut dalam sebuah pertemuan dengan Suciwati, pekan lalu, sebagai penghormatan terhadap Munir. Jika janji itu terwujud, maka itu merupakan kehormatan keempat bagi warga Indonesia.

Sebelumnya sudah tiga pejuang Indonesia, yaitu Irawan Sujono di Amsterdam, serta Mohammad Hatta dan Raden Ajeng Kartini di Haarlem, yang menjadi nama jalan di Belanda. Bagi Suciwati, penghormatan itu merupakan hadiah ulang tahun mengejutkan, yang dirayakannya pada Senin malam bersama teman-temannya di Amsterdam. “Teman-teman, tolong tagih janji Den Haag itu ya,” kata Suciwati sebagaimana dikutip radio itu.

Masih menurut Radio Nederland, belum lama ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin menemui Suciwati dan teman-temannya yang tergabung dalam Aksi Diam “Kemisan” yang ke-200 di muka Istana Merdeka untuk meminta maaf dan menawarkan perbaikan. Namun, para pengunjuk rasa pelanggaran HAM tersebut menolak karena mereka menuntut lebih dari itu, yakni kebenaran dan keadilan. Suciwati Munir berada di Belanda atas undangan Festival Film Movies That Matter. Di Den Haag ia juga menemui anggota fraksi partai sosial-demokrat PvdA Patty Meijer.

Comments Closed

Comments are closed.