Sejak Kecil, Osama Sudah Benci Pada Barat

Author - May 4, 2011

Sejak Kecil, Osama Sudah Benci Pada Barati-berita, Rasa benci Osama terhadap kaum Barat, ternyata sudah tertanam sejak ia masih kecil. Lantas, apa yang membuat Osama begitu membenci kaum Barat? Sejak kecil, Osama mendapatkan pendidikan Islam di bawah pengawasan ayahnya, Mohammed Awad bin Laden. Osama sangat berbeda dengan saudara-saudara yang lainnya. Ia memilih untuk memperdalam ilmu agamanya di Arab Saudi, berbeda dengan saudara-saudaranya yang seluruhnya mengenyam pendidikan Barat.

Osama adalah seorang anak yang kalem, tulis Craig Unger dalam buku House Of Bush, House Of Saud The Secret Relationship Between the World’s Two Most Powerful Dynasties. Tidak suka menonjolkan diri, lebih tertutup dan hanya akan menjawab jika orangtuanya bertanya. Pembawaannya jauh berbeda dengan kakaknya, Salem bin Laden yang flamboyan, mungkin karena itulah dia yang mengambil alih bisnis Saudai Binladen Group sepeninggal ayahnya yang tewas saat jet pribadinya jatuh tahun 1986.

Sejak kecil Osama sudah memperlihatkan ketidakcocokan dengan budaya Barat. Itu terlihat saat dia dan puluhan saudara-saudaranya berkunjung ke Swedia, tempat keluarganya berbisnis dengan Volvo. Di sana ia terlihat tak bahagia. Karena sikap antipatinya terhadap Barat, Osama memilih berpura pura tak mengerti bahasa Inggris, meski dia telah mendapatkan guru privat bahasa Inggris.

Walaupun keluarga bin Laden dekat dengan keluarga kerajaan Saudi, Osama, tak seperti saudaranya yang lain, memilih berteman dengan ulama ketimbang keluarga kerajaan. Sebagai remaja, Osama juga pernah tergelincir. Semasa sekolah di sekolah menengah di Lebanon, dimana dia berlagak seperti layaknya orang kaya Arab dengan mobil mercy serta pakaian dengan rancangan ternama.

Tapi ia segera tobat setelah menunaikan ibadah haji tahun 1977. Di universitas King Abdul Azis, dia mulai bersentuhan dengan pemikiran Sayyid Qutb, tokoh intelektual Ikhwanul Muslimin, serta Sheikh Abdullah Azzam, motor gerakan jihad internasional yang pertama.

Comments Closed

Comments are closed.