Staf Google di Mesir Diculik dan Terancam Disiksa

Author - February 7, 2011

Staf Google di Mesir Diculik dan Terancam Disiksai-berita, Salah seorang staf Google di Mesir bernama Wael Ghonim pada Jumat telah diculik oleh petugas keamanan di Mesir saat kerusuhan anti pemerintah terjadi. Hingga kini, Wael belum juga ditemukan keberadaannya. Namun, menurut pengamat hak Amnesty International (AI) mengatakan bahwa Wael terancam mendapatkan risiko serius dan mendapatkan perlakuan buruk seperti disiksa dari pasukan keamanan.

Awalnya, Ghoneim pergi ke Mesir pada 23 Januari atau tepatnya dua hari sebelum demonstrasi besar-besaran terjadi. “Pihak berwenang Mesir harus segera mengungkap keberadaan Wael Ghoneim dan melepasnya,” kata Wakil Direktur Regional Amnesty Hassiba Hadj Sahraoui. Ghoneim merupakan kepala pemasaran Google untuk Timur Tengah dan Afrika Utara. Saksi mata mengatakan bahwa ia melihat Ghoneim terakhir kali terlihat ditangkap di daerah Mohandesseen Kairo.

“Dia diculik dari jalanan oleh orang-orang berpakaian preman yang diyakini petugas keamanan negara, dan sejak itu ia disekap di tempat rahasia,” kata Hadj Sahraoui. “Jadi kami tak mengetahui siapa yang mengangkapnya, tempat ia ditahan dan ia belum mengakses dunia luar dan ini merupakan kondisi yang memfasilitasi penyiksaan,” katanya.

Comments Closed

Comments are closed.