Ular Mengamuk, Empat Orang Tewas

Author - January 25, 2011

Ular Mengamuk, Empat Orang Tewasi-berita, Selama sepekan terakhir, empat warga kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan tewas digigit ular berbisa. Selama musim hujan datang, habitat ular bisa di wilayah tersebut menjadi meningkat sehingga banyak warga yang menjadi korban gigitan ular berbisa tersebut. Sebenarnya, bukan empat orang saja yang telah digigit oleh ular berbisa itu, melainkan masih banyak warga yang mengaku telah menjadi korban gigitan ular.

Keempat warga yang meninggal itu diakibatkan stok obat anti berbisa ular (ABU) sedang kosong di puskesmas setempat hingga akhirnya tidak sempat mendapatkan pertolongan dan berakhir tewas. Selama ini, jumlah warga yang menjadi korban keganasan ular berbisa tercatat empat orang dilaporkan meninggal dunia, dan puluhan lain nyawanya dapat diselamatkan.

Keempat orang tersebut di antaranya tiga warga Kecamatan Muncang dan seorang warga Kecamatan Cikulur. Karena itu, pihaknya mendesak Dinas Kesehatan setempat agar meningkatkan anggaran ABU di sejumlah puskesmas untuk menyelamatkan korban gigitan ular berbisa. “Saya berharap semua puskesmas memiliki obat ABU untuk menangani korban gigitan ular berbisa,” ujarnya. Ular berbisa yang ganas itu seperti ular tanah dan kobra yang sangat menakutkan. Sebab, selama 24 jam jika tidak mendapat pertolongan medis, dipastikan korban meninggal dunia.

Selama ini, ular berbisa berkeliaran hingga ke permukiman penduduk karena cuaca dingin untuk mencari tempat-tempat yang terkena sinar matahari. Karena itu, banyak warga yang menjadi korban gigitan ular berbisa tersebut, terlebih pada malam hari. Sebagian besar warga korban gigitan ular biasanya muntah darah sehingga jika lambat mendapat pertolongan medis, bisa menimbulkan kematian.

Comments Closed

Comments are closed.