Video Hitler Mengecam Nurdin

Author - January 24, 2011

Video Hitler Mengecam Nurdini-berita, Ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Nurdin Halid kini sedang gencar dibicarakan oleh para masyarakat yang memaksa Nurdin untuk turun dari jawabannya. Rupanya, sang pemimpin Nazi, Adolf Hitler pun ikut terlibat dan mendukung penuh agar Nurdin mundur sebagai Ketua PSSI. Dalam sebuah video yang berdurasi selama 4:23 detik itu muncul di Youtube dan rekaman tersebut ternyata sukses mendatangkan banyak pengunjung yang ingin melihat video hasil editan itu. Hingga kini, tercatat sekitar 10.962 orang telah melihat video tersebut hanya dalam waktu tak lebih dari 3 hari.

Hasil kreatif itu rupanya dibuat oleh pemilik akun malesbangetdotcom yang ia ambil dalam sebuah film tentang Hitler. Dalam rekaman parodi tersebut, terlihat Hitler bersama beberapa bawahannya sedang berbicara dalam berbahasa Jerman. Namun, pengedit telah menambahkan teks berbahasa indonesia yang membahas kecaman terhadap Nurdin untuk segera turun dari jabatannya, sehingga tampak seolah die fuhrer sedang membicarakan timnas. “Tidak masalah karena Indonesia bermain bagus, yang penting sekarang Nurdin turun,” demikian beberapa di antara terjemahannya. Hitler yang mulanya biasanya saja, kemudian hendak mengamuk. “Nurdin itu kenapa sih? Dia itu buta atau budek sampai tidak mau turun juga. Semua orang sudah memasang spanduk dimana-mana dengan tulisan ‘Ganyang Nurdin’,” demikian dituliskan teks terjemahan, sementara pemimpin Nazi itu berteriak-teriak.

Pada akhir video, terlihat Hitler perlahan tenang. Ia tak mau lagi peduli dengan Nurdin dan menyarankan masyarakat untuk memperhatikan olahraga lain yang seringkali dihiraukan. Video menarik ini berhasil menarik berbagai komentar dari masyarakat.”Yang main Twitter dan ikut me-retweet #NurdinTurun boleh meninggalkan ruangan. Sisanya tinggal di sini,” perintahnya dalam teks bahasa Indonesia, sebelum mengamuk.

Bagi anda yang belum melihat video Hitler mengecam Nurdin, silakan klik disini: Video Hitler Mengecam Nurdin

Comments Closed

Comments are closed.