Wanita Cantik Ini Kerasukan Hingga Tewas

Author - January 25, 2011

Wanita Cantik Ini Kerasukan Hingga Tewasi-berita, Ada yang percaya dan ada yang tidak dengan apa yang bernama kerasukan setan. Jika anda percaya, benar bahwa setan tersebut dapat mengontrol tubuh seseorang dan jika tidak, alasannya karena seseorang itu terlalu memendam rasa amarah dan tidak dapat mengontrol diri sehingga kondisinya di luar kesadaran seperti kerasukan. Berbicara tentang kerasukan, tentunya sudah sering kita jumpai di sekitar kita, bahkan sempat beredar kabar bahwa seluruh karyawan dalam satu pabrik telah mengalami kerasukan. Memang aneh jika kita mendengarnya, mungkin setannya sangat banyak sehingga seluruh karyawannya dapat dirasuki oleh setan.

Ada sebuah cerita kenyataan yang menyatakan bahwa seorang wanita telah dirasuki oleh setan hingga tewas. Cerita ini hanya sekedar berbagi dan menjadikan sebuah pengetahuan yang bermanfaat saja. Anneliese Michel lahir September 1952 di Klingenberg, Bavaria, Jerman. Ia merupakan gadis katolik yang taat. Pada tahun 1968, tepatnya saat ia berumur 16 tahun, kejadian aneh mulai terjadi kepada Anneliese. Anneliese yang saat itu masih duduk di bangku sekolah menengah akhir itu tiba-tiba sering menderita kejang-kejang. Bahkan, Anneliese tidak dapat berbicara, berteriak, ataupun meminta bantuan.

Sejak itulah ia mengaku seolah-olah ada sesosok tubuh besar yang terasa berat duduk di dadanya. Kejadian tersebut terus terjadi hingga Anneliese berusia 23 tahun. Saat itu, Analiese sudah tidak mampu untuk berjalan melewati ikon Yesus Kristus seperti salib dan menolak untuk meminum air suci. Saat itulah, Anneliese baru diduga telah menderita kerasukan setan. Akhirnya, ia dibawa ke salah satu paranormal yang berada di sekitar tempat tinggalnya. Ternyata, dugaan tersebut benar bahwa Anneliese mengalami kerasukan setan. Anneliese mulai menghina, memukul dan menggigit orangtuanya. Dia menghancurkan giginya dengan cara membenturkannya pada dinding dan mulai memotong tubuhnya dengan pisau. Dia selalu menolak saat diberi makan ataupun minum, karena Anneliese mengatakan bahwa setan tidak akan mengizinkannya.

Merasa khawatir, Anneliese pun dibawa ke dokter psikiater untuk berobat, dan Anneliese pun diberikan oleh dokter tersebut. Meski begitu, kondisinya tidak berubah dan masih seperti sebelumnya. Orang tua Anneliese sudah kebingungan untuk mengobati Anneliese hingga akhirnya sebuah pilihan terakhir, orangtua Anneliese membawanya ke gereja dan menemui seorang pastur disana. Gereja Katolik pun memberikan izin untuk melakukan pengusiran setan atau disebut eksorsisme. Ritual eksorsisme dilakukan selama sekitar 10 bulan pada tahun 1976. Total sebanyak 67 sesi eksorsisme diadakan, 1 atau 2 eksorsisme per minggu, dan beberapa eksorsisme berlangsung hingga 4 jam.

Saat Anneliese mengalami kerasukkan, ia menjadi sangat kuat bahkan dibutuhkan 3 orang dewasa untuk menjatuhkannya. Bahkan saking kuatnya, Anneliese pun diikat di tempat tidur dengan menggunakan rantai untuk meredam kekuatannya. Tak hanya kuat, Anneliese berbicara dengan berbagai bahasa dan suara ketika kerasukkan, ia pernah bicara dalam bahasa Ibrani, yang mengatakan, “Kami adalah orang-orang yang diam di dalamnya. Saya salah satu yang tinggal di dalam Kain. Selama proses pengusiran setan itu, Anneliese berteriak-teriak, buang air kecil ataupun besar sembarangan, menanggalkan pakaiannya, bahkan ia sangat anti terhadap benda-benda rohani seperti salib, rosario, dan lain-lain.

Pada akhirnya 1 Juli 1976, Anneliese pun meninggal dunia, hari dimana tepatnya kemarin 30 Juni 1976 Anneliese menjalani ritus eksorsisme. Anneliese di saat terakhirnya ia mengucapkan kata-kata terakhir kepada ibunya, “Ibu, aku takut” Dan di malam itu (1 Juli 1976), Anneliese Michel meninggal dalam tidurnya. Laporan otopsi menyatakan bahwa kematiannya akibat dari kekurangan gizi dan dehidrasi.

Meninggalnya Anneliese Michel pun berdampak buruk kepada 2 pastor yang melakukan ritual pengusiran tersebut. 2 pastor yang memimpin pengusiran setan, Pastor Alt dan Renz serta ayah Anneliese dituduh bersalah karena memungkinkan terjadinya kematian pada Anneliese. Diduga karena menjalani pengusiran setan dan penghentian obat yang diberikan oleh dokter psikiater yang membuat Anneliese akhirnya meninggal dunia pada tanggal 1 Juli 1976.

Comments Closed

Comments are closed.