Warga Korea Selatan Ingin Balas Dendam

Author - November 25, 2010

Warga Korea Selatan Ingin Balas Dendami-berita, Puluhan demonstran Korea Selatan yang digelar pada hari Rabu kemarin (24/11/2010) menyerukan balas dendam atas serangan mematikan Pyongyang yang dilakukan oleh Korea Utara. Satu kelompok yang terdiri dari 40 orang itu, beraksi di dekat kedutaan besar AS dan mendesak China agar bergabung dengan Negara-negara besar lainnya dan mengutuk sekutunya, Korea Utara atas serangan yang terjadi pada hari selasa kemarin.

Menurut Park Chan Sung selaku pemimpin dari kelompok yang melakukan aksi demo itu mengatakan kepada China bahwa China harus berhenti melindungi Korea Utara dan bergabung dengan masyarakat internasional. Pemerintah seharusnya melakukan pembalasan keras terhadap Korea Utara karena telah memprovokasi kita setelah serangan artileri Korea Utara yang menewaskan empat orang di pulau itu, 15 marinir luka-luka serta tiga warga sipil dan 19 rumah hancur.

Meski negara-negara besar dunia mengecam Pyongyang atas insiden mematikan itu, Beijing lagi-lagi bungkam, seperti juga ketika Korea Utara disalahkan atas penenggelaman sebuah kapal perang Korea Selatan pada Maret. Ketegangan di Semenanjung Korea meningkat tajam sejak Korea Selatan dan AS menuduh Korea Utara mentorpedo kapal perang Seoul itu, yang menewaskan 46 orang. Korea Utara membantah terlibat dalam tenggelamnya kapal itu dan mengancam melakukan pembalasan atas apa yang disebutnya latihan perang provokatif Korea Selatan yang dilakukan sebagai tanggapan atas insiden kapal tersebut.

Latihan itu, yang melibatkan 4.500 prajurit, 29 kapal dan 50 jet tempur, merupakan salah satu dari serangkaian latihan terencana dalam beberapa bulan ini, beberapa diantaranya dilakukan dengan AS, sekutu Seoul, dalam unjuk kekuatan terhadap Korea Utara.

Comments Closed

Comments are closed.