Warga Yogya Akan Menentang SBY

Author - November 30, 2010

Warga Yogya Akan Menentang SBYi-berita, Para pendukung terhadap keistimewaan Yogyakarta pro-penetapan kian memanas dan bertekad akan melakukan perlawanan politik secara masif terhadap pemerintah pusat jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap akan memaksakan konsep mereka terkait pemilihan gubernur dan wakil gubernur DI Yogyakarta dalam rancangan undang-undang Keistimewaan Yogyakarta.

Para massa siap menggelar aksinya untuk menetapkan sendiri Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Keistimewaan Yogyakarta. Massa ini berasal dari Paguyuban Dukuh se-yogyakarta, Paguyuban Kepala Desa dan perangkat desa Yogyakarta, Gerakan Semesta Rakyat Jogja, Forum Komunikasi Seniman Tradisi Yogyakarta, Parade Nusantara, Komunitas Duta Sawala Dewan Musyawarah Kasepuhan Masyarakat Adat Tatar Sunda di Kuningan Jabar, Pakar hukum tata Negara dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, serta dua guru besar emeritus administrasi pemerintahan dan sosiologi dari universitas Airlangga Surabaya.

Tak hanya itu, mayoritas fraksi di DPR pun menyatakan akan member dukungan terhadap aspirasi massa Yogyakarta. ”Apakah yang dimaksud monarki itu karena kebetulan Sultan menjadi gubernur?” tanya Sultan HB X kepada pers di Kantor Gubernur Kepatihan, Yogyakarta, Sabtu (27/11/2010).

Sultan HB X menyatakan, apabila ia sebagai Sultan dianggap pemerintah pusat mengganggu penataan pemerintahan di DIY terkait pemilihan atau penetapan gubernur DIY, Sultan akan mempertimbangkan kembali jabatan gubernur yang dijabatnya itu. ”Kalau sekiranya saya dianggap pemerintah pusat menghambat proses penataan DIY, jabatan gubernur yang ada pada saya ini akan saya pertimbangkan kembali,” katanya.

Comments Closed

Comments are closed.