Yingluck Jadi PM Perempuan Pertama di Thailand

Author - July 4, 2011

Yingluck Jadi PM Perempuan Pertama di Thailandi-berita, Pemilihan Perdana Menteri (PM) Thailand periode tahun 2011/2012 telah dimenangkan oleh Yingluck Shinawatra. Terpilihnya Yingluck menjadi PM Thailand sekaligus menjadi wanita pertama yang menjadi Perdana Menteri setelah berganti enam kali dalam enam tahun terakhir. Yingluck merupakan sosok wanita pebisnis yang kini berusia 44 tahun. Ia terpilih menjadi pengganti PM incumbent Abhisit Vejjajjva, meskipun tak pernah terjun dalam dunia politik, hingga dua bulan lalu. Hal tersebut dikarenakan partainya, Puea Thai atau ‘untuk Thailand’, telah memenangkan pemilu.

Yingluck merupakan adik dari mantan PM Thaksin Shinawatra yang kini sedang buronan pemerintah Thailand. Meski begitu, Thaksin berhasil menjadi pemimpin partai tersebut. Thaksin menghabiskan hidupnya hanya berpindah dari satu negara ke negara lain, serta memimpin partainya secara de facto. Yingluck atau Pou (kepiting), panggilan masa kecilnya, tak pernah memegang jabatan apapun dalam pemerintahan. Ia harus bekerja keras membuktikan dirinya bisa menjalankan sebuah negara. Apalagi, ia menjadi PM perempuan pertama yang terpilih.

Rakyat banyak berharap padanya. Terutama rakyat kecil yang masih setia pada Thaksin. Mereka mengaku lelah melihat lelaki memimpin negara dan menganggapnya gagal. Besar harapan seorang PM perempuan akan mengubah negara tersebut. Yingluck sendiri juga berjanji akan menghidupkan kembali kebijakan kakaknya, terutama yang disukai rakyat banyak. Ia akan berusaha meningkatkan standar kehidupan. Selain mengupayakan rekonsiliasi nasional untuk mengakhiri krisis politik selama enam tahun terakhir.

Perempuan kelahiran 21 Juni 1967 sendiri adalah presiden sebuah perusahaan pengembang properti yang bermarkas di Bangkok, SD Asset Co. Ltd. Ia anak bungsu dari sembilan bersaudara pasangan Yindee dan Lert Shinawatra. Adapun ibunda Yingluck adalah anak perempuan Putri Jantip (Na Chiangmai Raminkwong). Yingluck mengantongi gelar dari FISIP Chiang Mai University pada 1998, kemudian mendapat gelar Master Public Administration, spesialis Mgt Info System, dari Kentucky State University pada 1991.

Ia sempat bekerja di Shinawatra Directories Co. Ltd. Lalu menjadi managing director di Advanced Info Service PCL (AIS), provider ponsel milik Thaksin sebelum dijual ke investor. Yingluck sempat diselidiki oleh Bapepam Thailand, atas kecurigaan melakukan insider trading untuk menguntungkan jatah saham AIS miliknya. Hal itu dilakukan sebelum Shin Corporation dijual ke perusahaan Singapura, Temasek Holdings. Ia juga anggota dewan dan sekretariat Thaicom Foundation. Hasil awal pemilu menunjukkan, partainya memenangkan 263 dari 500 kursi di DPR Thailand. Jumlah suara yang diperoleh partai oposisi itu cukup untuk menentukan suara mayoritas.

Perempuan ini memilik satu putra dengan Anusorn Amornchat, managing director M Link Asia Corporation PCL, perusahaan saudari perempuannya, Yaopaya Wongsawat atau istri mantan PM Thailand Somchai Wongsawat. Yingluck secara resmi ditunjuk sebagai calon PM pada 16 Mei 2011 yang akan melawan Vejjajiva dalam pemilu pada 3 Juli kemarin. Thaksin menyatakan, jika adiknya berkuasa maka ia bisa mengendalikan pemerintahan Thailand lagi meski berada dalam pengasingan.

Comments Closed

Comments are closed.