177 Warga China dan Taiwan Ditangkap Polri

Author - June 11, 2011

177 Warga China dan Taiwan Ditangkap Polrii-berita.com, 177 warga China dan Taiwan, yang diduga melakukan berbagai modus kejahatan transnasional melalui internet ditangkap pihak kepolisian Negara RI sepanjang hari Kamis (9/6/2011). Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi internasional yang serentak dijalankan di enam negara.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat sore, mengungkapkan bahwa para tersangka telah ditangkap di 15 titik tempat operasi mereka di sekitar Jakarta dan Tangerang. Mereka menyewa rumah yang dilengkapi jaringan internet pita lebar di berbagai kompleks perumahan mewah, seperti Pondok Indah dan Permata Hijau di Jakarta Selatan, Kelapa Gading dan Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara, serta Lippo Karawaci di Tangerang.

Tidak hanya di Indonesia, penangkapan serupa juga terjadi di Malaysia, Kamboja, Thailand, China, dan Taiwan. Kepala Kepolisian Taiwan Wang Cho Chiun mengatakan, operasi serentak yang dilaksanakan dengan ekstrahati-hati tersebut berhasil menangkap 598 tersangka, yang terdiri atas 410 warga Taiwan, 181 warga China, 3 warga Thailand, 2 warga Korea Selatan, serta masing-masing 1 warga Kamboja dan Vietnam.

Informasi modus kejahatan ini diterima oleh semua Negara dari kepolisian China dan Taiwan tentang jaringan penipu yang beroperasi di negara masing-masing. Polri sendiri pertama kali mendapat informasi dari Departemen Investigasi Kriminal Kementerian Keamanan Publik China melalui Kedutaan Besar China di Jakarta, 19 Mei.

Menurut Boy, sedianya polisi sudah mulai bergerak menggerebek tempat-tempat operasi para penjahat ini pada 31 Mei, tetapi dihentikan atas permintaan kepolisian China. Pihak China menginginkan operasi di semua negara berlangsung serentak sehingga tidak ada risiko kebocoran yang bisa membuat para penjahat melarikan diri.

”Ini untuk pertama kali kepolisian Taiwan dan China menggelar penyelidikan bersama terhadap kasus-kasus di negara ketiga. Kami yakin ini akan menjadi contoh kerja sama dalam pemberantasan kejahatan (antarnegara),” tutur Wang, yang mengatakan pihaknya mengerahkan sedikitnya dari 800 polisi untuk menjalankan operasi ini.

Comments Closed

Comments are closed.