Alanda Kariza : Ibu Jangan Ditahan

Author - March 24, 2011

Alanda Kariza : Ibu Jangan Ditahan1001zones, Mantan Kepala Divisi Legal PT Bank Century, Arga Tirta Kirana, pada Kamis (24/3/2011) pagi ini, akan mendapatkan vonis dari Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Arga didakwa terlibat dalam pemberian kredit pada PT Canting Mas Persada, PT Wibowo Wadah Rezeki, PT Accent Investmen Indonesia, serta PT Signature Capital Indonesia tanpa melakukan analisa aspek legal terlebih dahulu.

Alanda Kariza (20), putri Arga yang sempat menuliskan isi hatinya tentang kasus hukum yang dihadapi ibunya di blog pribadinya ini, mengaku hanya bisa berdoa menunggu keputusan majelis hakim terhadap ibunya. Hanya satu harapan Alanda. Ibunya tidak ditahan.

“Kita berharap hasil yang terbaik, ibu tidak harus ditahan. Aku harapannya gitu saja. Walaupun tidak bebas murni, harapannya ibu tidak ditahan. Gitu aja. Ibu kan terbelit tiga kasus, kredit apa gitu lagi. Kalau yang besok ini bebas, ada harapan di kasus lain bisa bebas. Ibu kan sudah melalui proses yang melelahkan sejak 2009 dan kita berharap ini semua bisa cepat selesai,” ungkapnya Rabu (23/3/2011) malam.

Mahasiswi semester 4 jurusan Bisnis Internasional di Binus Business School ini sudah melihat bahwa orang-orang terdekat ibunya sudah melakukan upaya pembelaan semaksimal mungkin, mulai dari upaya hukum hingga upaya di luar pengadilan, seperti bertemu Timwas Century dan Komnas HAM.

Kini, di saat-saat menjelang putusan ini, Alanda mengaku hanya bisa berdoa karena tak tahu harus berbuat apa lagi. Kemarin malam, keluarga pun menggelar doa bersama untuk memohon putusan yang terbaik bagi ibunya. “Tinggal besok berharap yang terbaik, berdoa saja. Jadi diserahkan ke Tuhan saja,” tambahnya.

Alanda masih berharap ibunya bisa bebas murni. Namun, jika nanti melihat ketidakadilan dalam putusan hakim, dirinya menduga ibunya dan rekan-rekan ibunya akan mengajukan banding. Gadis yang baru berulang tahun pada tanggal 23 Februari ini pun akan mendukung apa pun langkah yang akan diambil.

“Tapi, kalau aku sebagai anak cuma bisa terus berdoa dan ngasih dukungan untuk ibu. Aku kan tidak menguasai hukum, aku hanya berusaha saja nanti untuk terus membantu ibu,” tambahnya.
Salah satu dukungan yang juga akan dilakukan Alanda untuk ibunya adalah menyelesaikan kuliahnya dengan baik untuk membanggakan ibunya. Menurutnya, ibunya tentu akan bangga jika putri sulungnya tetap berprestasi meski tengah menghadapi peristiwa ini.

Seperti yang pernah ditulis Alanda dalam blog pribadinya, dia sangat ingin menjadi kebanggaan ibunya. “Jika ditanya apa cita-cita saya, saya hampir selalu menjawab bahwa saya ingin membuat Ibu saya bangga,” tulisnya waktu itu.

Comments Closed

Comments are closed.