Bupati Kendal Malu, Depan Rumah Dinas Jadi Jamban

Author - May 26, 2011

Bupati Kendal Malu, Depan Rumah Dinas Jadi Jambani-berita.com, Pada zaman dahulu sebelum modern seperti ini, banyak orang yang membuang hajat di tepi sungai, dan hal itu sudah biasa bagi orang-orang yang tempat tinggalnya berdekatan dengan sungai, terutama yang tidak memiliki WC pribadi.
Namun di zaman sekarang pun ternyata masih ada orang-orang yang membuang hajatnya di tepi sungai khususnya di sebuah sungai yang berdekatan dengan rumah dinas Bupati Kendal, Jawa Tengah.

Widya Kandi Susanti, bupati Kendal mengeluh karena sungai di depan rumah dinasnya sering dijadikan “WC” umum. Padahal, rumah dinasnya tersebut terletak di Jalan Raya Pemuda Pantura Kendal, yang dipenuhi arus lalu lintas.

Widya mengaku malu. “Hampir setiap pagi saya melihat ada orang yang membuang hajat di sungai di depan rumah dinas saya. Saya jadi risi,” kata Widya, Kamis (26/5/2011).

Tak tahan dengan pemandangan itu, Widya lantas meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kendal untuk melarang orang-orang yang hendak buang air di aliran sungai di depan rumah dinasnya. Harapannya, Bupati bisa merasakan kenyamanan, terutama saat berolahraga pagi.

“Saya juga malu kepada pengguna jalan, terutama dari luar kota, yang melihat orang buang air di sungai depan rumah dinas saya,” katanya.

Masih banyaknya orang yang membuang hajat di sungai, terutama di sungai depan rumah dinas bupati, menurut Widya, karena kurangnya kesadaran masyarakat atas pentingnya hidup sehat.

Widya menegaskan, seharusnya sebuah rumah yang sehat juga dilengkapi dengan kamar mandi dan WC. “Kalau sungainya tidak ada air, kan baunya tidak sedap dan ini mengganggu pernapasan orang lain,” ucap Widya lagi.

Comments Closed

Comments are closed.