Ical: Banyak Politisi Melaksanakan Pancasila

Author - June 5, 2011

Ical: Banyak Politisi Melaksanakan Pancasilai-berita.com, Sejak peringatan Hari Pancasila pada 1 Juni 2011, dimana para tokoh Indonesia seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Habibie, Megawati dan Din Syamsudin mengungkap keberadaan Pancasila sebagai dasar ideologi negara, kini giliran Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie berbicara mengenai Pancasila.

Menurut Ical, demikian sebutan Aburizal Bakrie, saat ini nilai-nilai Pancasila kerap tampak terpinggirkan dalam kehidupan berbangsa dan benegara. Ia merasa, banyak anak muda Indonesia melupakan nilai-nilai yang mempersatukan kemajemukan Indonesia.

“Orang melupakan masalah Pancasila dan dalam pelaksanaannya. Juga demikian implementasinya dalam kehidupan bermasyarakat. Kita masih melihat bahwa kelihatannya Pancasila itu sudah mulai dilupakan dan tidak mengerti lagi, utamanya bagi anak-anak muda kita,” kata Aburizal di Jakarta, Minggu (5/6/2011).

Ical menuturkan, masyarakat Indonesia banyak yang tak mengerti bahwa mereka hidup di tengah situasi yang majemuk, baik suku maupun agama. Oleh karena itu, menurut dia, politisi di Indonesia harus mampu menjadi agen pemersatu, pembawa semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Tentang adanya pernyataan bahwa politikus tidak memahami nilai-nilai pancasila, Ia membantah jika semua politikus digeneralisasikan seperti itu. “Itu kan mengeneralisasikan. Sebenarnya tidak seperti itu. Karena banyak juga politisi yang melaksanakan Pancasila itu,” ujarnya.

Aburizal Bakrie mengingatkan pemerintah untuk memberikan perhatian kepada generasi muda. Jangan sampai nilai-nilai Pancasila menjauh dari generasi muda dan mereka lupa akan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia. Partai, lanjutnya, meminta kepada pemerintah untuk tetap memasukkan Pancasila dalam kurikulum pendidikan mulai dari SD sampai perguruan tinggi yang wajib diikuti oleh semua anak didik.

Comments Closed

Comments are closed.