Iron Maiden Terbang ke Jakarta Pakai Ed Force One

Author - February 14, 2011

Iron Maiden Terbang ke Jakarta Pakai Ed Force Onei-berita.com, Hebaaat! Iron Maiden tampaknya akan mengerahkan segala sumberdaya yang dimilikinya untuk dapat tampil memuaskan di Jakarta 17 Februari 2011 mendatang dalam rangkaian “The Final Frontier World Tour 2011”. Pasalnya, band cadas yang beranggotakan Bruce Dickinson (vokal), Steve Harris (bass), Nicko McBrain (drum), Adrian Smith, Dave Murray, dan Janick Gers (gitar) itu dipastikan membawa sendiri perlengkapan panggung mereka, mulai sound system, lampu, set panggung, hingga hal-hal kecil, seperti mesin-mesin efek asap dan kembang api.

Hebatnya lagi, mereka akan datang ke Indonesia dengan pesawat khusus bernama Ed Force One. Ini adalah pesawat Boeing 757 milik perusahaan penerbangan asal Inggris, Astraeus. Lebih hebat lagi, Ed Force One akan dipiloti Dickinson, sang vokalis. Dickinson memang sudah memiliki lisensi terbang sejak tahun 1990-an. Nah, sejak sekitar tahun 2000-an, dia telah bekerja secara profesional di Astraeus. Jabatan terakhirnya adalah managing director dan kapten.

“Para personel band dan kru sangat menikmati perjalanan tur menggunakan Ed Force One,” ujar Dickinson, seperti dikutip Noisecreep. “Dengan pesawat ini, kami bisa terbang ke mana pun kami mau. Kami sudah tak sabar untuk bermain di Singapura, Indonesia, dan Korea Selatan untuk pertama kalinya.

Ed Force One memang sudah menjadi tunggangan andalan di setiap tur Iron Maiden sejak tahun 2007. Terakhir, pesawat khusus yang namanya diambil dari maskot Iron Maiden, Mr Eddie, itu menjadi tunggangan Dickinson dan kawan-kawan dalam tur “Somewhere Back in Time” tahun 2008-2009.

Ketika itu, Ed Force One terbang menyinggahi 20 kota di 13 negara dalam rentang waktu tiga bulan. Perjalanan tur ini dengan Ed Force One kemudian didokumentasikan dalam sebuah film dokumentar berjudul Flight 666. Ed Force One memang bukan Boeing 757 biasa. Astraeus telah menyulapnya ibarat “pesawat terbang kombi” dengan 20 tempat duduk kelas bisnis dengan seat pitch 59 inci dan 54 tempat duduk kelas premium ekonomi dengan seat pitch 39 inci.

Astraeus juga telah menyulap area penumpang di kabin menjadi sebuah tempat khusus untuk menyimpan peralatan band personel Iron Maiden, yang beratnya mencapai 6,5 ton.

Untuk “The Final Frontier World Tour 2011”, Ed Force One akan terbang sejauh 50.000 mil, yang meliputi 26 kota di 13 negara di lima benua. Konser Iron Maiden berjumlah total 29 pertunjukan.

Selain keenam personel Iron Maiden, Ed Force One juga akan mengangkut sekitar 60 kru dan peralatan panggung plus sound system yang beratnya dikabarkan mencapai 25 ton!

Ed Force One akan memulai penerbangan mereka menuju Moskwa, Rusia, tempat Iron Maiden akan mengawali tur “The Final Frontier World Tour 2011″ di Stadion Olympiski, 11 Februari. Setelah itu, setelah mampir di Singapura, 15 Februari, Iron Maiden akan singgah di Indonesia sebelum melanjutkan tur ke Australia dan terus berkeliling dunia hingga konser pamungkas mereka di London, 6 Agustus. Untuk tur ini, Ed Force One juga akan didesain secara khusus. Selain tajuk konser yang akan dituliskan di bagian atas pesawat, gambar-gambar Mr Eddie juga dipastikan akan menghiasi ekor, sayap, serta kepala pesawat. Sementara nama-nama kota yang disinggahi akan dituliskan di dinding luar pesawat plus tulisan “Iron Maiden” di sekujur tubuh pesawat.

“The Final Frontier World Tour 2011” merupakan bagian dari promosi album terbaru Iron Maiden, The Final Frontier, yang merupakan album studio ke-15 mereka.

Album-album lain Iron Maiden adalah Iron Maiden (1980), Killers (1981), The Number of the Beast (1982), Piece of Mind (1983), Powerslave (1984), Somewhere in Time (1986), Seventh Son of a Seventh Son (1988), No Prayer for the Dying (1990), Fear of the Dark (1992), The X Factor (1995), Virtual XI (1998), Brave New World (2000), Dance of Death (2003), dan A Matter of Life and Death (2006).

Comments Closed

Comments are closed.