Jengkel Ditagih Cicilan, Debt Collector Dibunuh

Author - June 27, 2011

Jengkel Ditagih Cicilan, Debt Collector Dibunuh i-berita.com, Karena jengkel ditagih cicilan motor, dua orang sahabat nekat membunuh sang penagih hutang atau Debt Collector. Kedua orang tersebut adalah Fahri Risdiansyah warga Sumberpucung Desa Bedali Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri dan Bagus Iwantoro (19) warga Nglegok Kabupaten Blitar. Kini keduanya sudah diamankan Petugas Reskrim Polres Kediri.

Korban yang dibunuh adalah Piet Ardianto (40) karyawan Bakti Finance Kediri. Piet dibunuh dengan cara dicacah dan dibakar, karena pelaku jengkel saat ditagih cicilan utang sepeda motor.

Petugas Reskrim Polres Kediri berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di wilayah Kabupaten Blitar. Keduanya saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan.

Kasus pembunuhan ini terungkap setelah petugas menelusuri perjalanan korban dari kantornya hingga ke tempat tujuan penagihan terakhir. Dari situlah, kemudian petugas mencari keberadaan pelaku, dan ternyata sedang dalam pelarian

Kasus pembunuhan sadis yang menimpa Piet Ardianto itu terjadi pada Rabu (21/6/2011) pukul 14.00 WIB. Awalnya, korban datang ke rumah Fahri dengan tujuan menagih angsuran sepeda motor yang sudah menunggak.

Karena merasa jengkel, kemudian pelaku yang kebetulan sedang bersama temannya sepakat menghabisi korban yang sebelumnya sempat disuguhi minuman secangkir kopi.

Saat menenggak meminum itulah pelaku memukul korban dari belakang hingga pingsan. Setelah itu tubuh korban diseret ke dapur dan lehernya dijerat menggunakan tali tampar plastik dan kemudian dicacah menggunakan sabit hingga mati.

Mayat korban kemudian dimasukan ke dalam karung, dan dibuang di pinggir Laut Prigi, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Keesokan harinya mayat korban ditemukan warga dalam keadaan sudah hangus terbakar dan tidak bisa dikenali.

Setelah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Kediri, pihak keluarganya mengenali ciri-ciri fisik korban. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya mengarah pada kedua pelaku.

Comments Closed

Comments are closed.