KPK Akan Panggil Megawati

Author - February 18, 2011

KPK Akan Panggil Megawatii-berita.com, Kasus cek perjalanan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, yang menyeret beberapa anggota dewan dari fraksi PDI-P, berdampak pada pemanggilan Ketua Umum PDI-P, Megawati sebagai saksi meringankan. Pemanggilan Megawati tersebut telah direncanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berdasarkan permintaan para tersangka kasus cek perjalanan dari fraksi PDI-P.

Para tersangka dari fraksi PDI-P yang meminta Megawati sebagai saksi meringankan, di antaranya Ni Luh Mariani, Engelina Pattiasina, dan Muhammad Iqbal. Kesaksian Mega diperlukan untuk menyatakan bahwa uang yang diterima para mantan anggota DPR RI 1999-2004 tersebut berasal dari partai, bukan dana cek perjalanan DGS BI.

“Tadi saya konfirmasi ke pimpinan (KPK), Bu Mega akan dimintai keterangan terkait saksi atas permintaan tersangka. KPK tidak berkepentingan. Ini kepentingan tersangka, rencananya hari Senin pekan depan,” ungkap juru bicara KPK, Johan Budi, di kantornya, Jumat (18/2/2011).

Menurut Johan, sebenarnya KPK dalam pengusutan kasus tersebut tidak memerlukan keterangan Megawati. Namun, jika beberapa tersangka memerlukan keterangan saksi meringankan, maka KPK memenuhi permintaan tersebut. “KPK tidak memerlukan keterangan dari Megawati dalam pengusutan ini. Tapi ini, kan diatur undang-undang, bahwa tersangka bisa menghadirkan saksi yang dianggap meringankan yang bersangkutan. Ini kan atas permintaan tersangka,” kata Johan.

Johan belum memastikan apakah Megawati bersedia untuk dimintai keterangan di KPK, meskipun jadwalnya telah ditentukan. “Saksi atas permintaan tersangka untuk meringankan tersangka, tapi bergantung pada Megawati mau atau tidak. Kami akan koordinasi lagi untuk pengamanan khusus kalau Bu Mega datang, karena beliau mantan Presiden,” kata Johan.

Comments Closed

Comments are closed.