Media Iran: Osama Telah Tewas 1 Dekade Lalu

Author - May 11, 2011

Media Iran: Osama Telah Tewas 1 Dekade Lalu i-berita.com, Berita kematian pemimpin jaringan al-Qaeda, Osama bin Laden yang diumumkan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Senin, 2 Mei 2011: bahwa gembong teroris paling dicari, Osama bin Laden, tewas dalam penyerbuan tentara elit Amerika Serikat, US Navy SEAL, Minggu, 1 Mei 2011, di Abbotabbad, Pakistan.

Meski demikian, ada saja pihak yang meragukan kematian Osama. Salah satu alasannya, AS menolak merilis foto jasadnya, juga tak ada nisan yang menandai kuburnya dan AS melempar jasadnya ke Laut Arab.

Media Iran, Press TV, merilis spekulasi soal kematian Osama. Mengutip keterangan mantan pejabat departemen Keuangan AS, Paul Craig Roberts, Osama dikabarkan tewas hampir satu dekade lalu, setelah sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Dubai, Uni Emirat Arab.

“Sebuah media patriotik AS, pernah melaporkan pada Desember 2001, Taliban telah mengumumkan Bin Laden telah meninggal dunia,” kata Roberts seperti dimuat Press TV.

Kata kunci dari dugaan ini adalah penyakit yang diderita Osama. “Diketahui umum, Bin Laden mengidap penyakit ginjal, dia membutuhkan cuci darah (dialisis). Ini kurang diketahui bahwa dia punya penyakit keturunan yang bisa membuatnya berumur panjang.”

Ditambahkan dia, saat masih menjadi agen AS, ia mengunjungi sebuah rumah sakit AS di Dubai pada 2001, sebelum peristiwa serangan 11 September 2001. “Bin Laden mengunjungi rumah sakit AS di Dubai–saya yakin sekitar Juli 2001–ia dirawat dokter CIA.”

Apa hubungannya Bin Laden dengan AS?

Kata Roberts, Bin Laden pernah dilatih AS untuk melawan Uni Soviet di Afghanistan.

Sebelumnya, Presiden AS, Barack Obama bahkan menjamin tak ada siapapun yang bakal melihat Osama berjalan di atas muka Bumi. Hasil itu dikonfirmasi dari hasil tes DNA.

Senada dengan versi AS, Al Qaeda mengkonfirmasi kematian pemimpinnya, Osama bin Laden. Dalam pernyataan yang disiarkan Jumat pekan lalu, organisasi ini menyampaikan pesan balas dendam, “Kebahagiaan orang Amerika akan berganti kesedihan.”

Konfirmasi ini muncul dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs militan yang ditandatangani dewan pimpinan Al-Qaeda. Pengumuman ini membuka jalan untuk penerus kepemimpinan kelompok.

Pernyataan yang bertanggal 3 Mei 2011 ini adalah yang pertama sejak Osama ditembak mati pasukan Amerika Serikat 2 Mei lalu di Abbottabad, Pakistan. Namun, keaslian pernyataan ini belum bisa dipastikan, meski dia terpublikasi di sebuah situs yang biasanya dipakai kelompok itu untuk mengumumkan pernyataannya.

“Kami menekankan bahwa darah dari pejuang suci Osama bin Laden, diberkati Tuhan, adalah sangat berharga bagi kami dan semua muslim serta tidak akan pergi dengan sia-sia,” demikian bunyi pernyataan itu. “Kami akan membetulkan, kehendak Tuhan, sebuah kutukan memburu orang Amerika dan agen-agennya, mengikuti mereka di luar dan di dalam negeri mereka.”

“Segera, atas kehendak Tuhan, kegembiraan mereka akan berganti kesedihan. Darah mereka akan bercampur dengan air mata mereka.”

Comments Closed

Comments are closed.