Mengamati Gerak Para Pendiri Twitter

Author - March 29, 2011

Mengamati Gerak Para Pendiri Twitteri-berita, Jangan bilang jika anda pengguna Twitter tapi anda sendiri tidak tahu siapa pembuatnya. Situs jejaring sosial Twitter yang kini berada di atas puncak dengan diikuti oleh seluruh selebriti baik nasional maupun internasional ini didirikan oleh tiga pria jenius. Mereka adalah Jack Doursey, Biz Stone dan Evan Williams. Rupanya gerak mereka di industri web dapat menjadi inspirasi juga dan menarik untuk diamati. Jack Dorsey boleh dibilang sebagai penemu Twitter. Pria yang kerap disebut sebagai pencetus ide Twitter ini memulai konsep Twitter bersama Biz Stone.

Selain keduanya, Evan Williams adalah sosok penting yang ikut mendirikan layanan 140 karakter tersebut. Williams adalah sosok utama di balik Blogger, layanan nge-blog yang kemudian dibeli Google. Di akhir Maret 2011, Dorsey membuat keputusan untuk kembali ke Twitter. Keputusan pulang kandang ini menempatkan Dorsey sebagai Executive Chairman. Tugas utama Dorsey adalah seputar pengembangan produk. Tugas serupa pernah diemban Dorsey pada masa awal Twitter, setelah ia sempat menjabat CEO.

CEO pengganti Dorsey adalah Evan Williams –yang kemudian akan diganti oleh CEO saat ini Dick Costolo. Namun kini Williams justru ingin lebih ‘lepas tangan’. Williams kini memiliki posisi sebagai ‘penasehat’ dan tak akan banyak berkecimpung dalam kegiatan sehari-hari Twitter. Tentunya, ia masih duduk di Dewan Direksi. Bagaimana dengan Biz Stone? Saat ini pria dengan nama asli Isaac Stone itu duduk di AOL.

Perusahaan ‘lawas’ AOL memang sedang agresif di 2011 ini. Setelah membeli TechCrunch di 2010, mereka juga sudah mengakuisisi Huffington Post dan menempatkan Ariana Huffington untuk memimpin unit baru AOL. Biz Stone duduk sebagai penasehat di unit bernama Huffington Post Media Group itu. Terutama, Stone akan sumbang pikiran soal ‘dampak sosial’ dalam strategi AOL. Stone mengaku ingin ‘menggalang perusahaan-perusahaan agar melakukan cara baru dalam berbisnis’.

Comments Closed

Comments are closed.