Paspor Dicabut, Nunun Masih di Luar Negeri

Author - June 8, 2011

Paspor Dicabut, Nunun Masih di Luar Negerii-berita.com, Kepemilikan paspor atas nama Nunun Nurbaeti sudah resmi dicabut pada 26 Mei 2011 oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pencabutan paspor itu menyusul penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004.

Namun, sejak tahun 2010 lalu, Nunun pergi meninggalkan Indonesia. Panggilan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tak pernah dipenuhi. Wanita berusia 60 tahun itu dikabarkan masih melakukan perjalanan lintas negara, seperti Singapura, Thailand, dan terakhir Kamboja. Jika kepemilikan paspor atas nama Nunun Nurbaeti sudah resmi dicabut, mengapa sampai detik ini Nunun masih bisa melakukan perjalanan ke berbagai Negara?

Menurut Staf Humas Direktorat Imigrasi RI, Herawan Sukoaji, pihaknya tidak tahu-menahu jika Nunun melakukan perjalanan ke negara lain setelah paspornya dicabut. Hal itu disebabkan Ditjen Imigrasi sendiri tidak tahu lokasi keberadaan Nunun saat ini. Namun, ia memastikan paspor Nunun hanya ada satu dan dibuat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan.

Herawan mengatakan, sesuai data yang dimiliki Ditjen Imigrasi, Nunun Nurbaeti hanya memiliki satu paspor saat terakhir berangkat dari Indonesia ke luar negeri. Pembuatan paspornya di Kanim Kelas I Jakarta Selatan pada 11 November 2009. Menurutnya, kalau seandainya paspor sudah dicabut, tapi ternyata beliau masih lintas negara, yang perlu dipertanyakan, mengapa negara-negara tersebut mau dilintasi oleh orang yang tidak memiliki paspor.

Kemungkinan adanya paspor palsu, Herawan mengaku tidak mengetahuinya. Namun, menurutnya, jika memang ada kemungkinan pemalsuan paspor, Nunun bisa dikenai Pasal 126a Undang-Undang Imigrasi Nomor 6 Tahun 2011 yang menyatakan secara garis besar orang yang melakukan perjalanan dengan dokumen perjalanan palsu atau dipalsukan akan dikenai pidana lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Herawan menuturkan, seharusnya Nunun tidak bisa lagi melakukan perjalanan ke berbagai negara, kecuali kembali ke Indonesia dan menyerahkan diri ke penegak hukum. “Kalau paspornya sudah dicabut tapi masih melakukan perjalanan lintas negara, ya berarti perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut (kemungkinan paspor palsu). Ia juga menjelaskan, KPK sudah bekerja sama dengan Kemenlu untuk menjalin koordinasi dengan sejumlah Negara. “Seharusnya jika sudah ada pelarangan dan pencabutan ke negara-negara, tidak ada lagi yang membiarkannya masuk ke negara lain,” ujarnya.

Berdasarkan catatan Imigrasi, sejak 23 Februari 2010, Nunun tak pernah kembali ke Tanah Air. Paspor Nunun dibuat pada 11 November 2009 dengan masa aktif sampai 11 November 2014 dengan nomor kode paspor Nunun adalah U171164.

Comments Closed

Comments are closed.