Penantang Google Jadi Taipan Terkaya Cina

Author - November 18, 2010

Penantang Google Jadi Taipan Terkaya Cinai-berita, Baru-baru ini Forbes yang bergerak mensurvey data-data orang terkaya telah merilis 400 orang terkaya dari negeri cina. Total kekayaan dari 400 orang tersebut mencapai US$423 miliar yang melonjak naik dari tahun sebelumnya sebesar US$314 miliar. Saat ini, orang terkaya di cina dipegang oleh Zong Qinghiu, seorang pengusaha makanan Wahaha Group. Pengusaha berumur 65 tahun ini mempunyai kekayaan mencapai US$8 miliar.

Yang menarik justru datang dari peringkat kedua yang dipegang oleh pengusaha muda yang namanya melejit di industry teknologi informasi. Dia adalah Robin Li sang penantang Google yang membuat mesin pencari bernama Baidu Inc. Kekayaan Robin melejit sebesar US$4 miliar dalam setahun menjadi US$7,2 miliar. Pengusaha berusia 42 tahun ini melonjak didorong oleh pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Cina. Saham Baidu melonjak 143 persen dalam setahun ini.

Robin Li memang bukan kali ini saja masuk dalam daftar pengusaha kaya versi Forbes. Bahkan, tahun lalu dia masuk dalam daftar orang terkaya di urutan ke 258. Berkat kinerjanya yang sangat baik, dalam setahun sahamnya naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Li dikenal bukan saja sebagai pendiri, kini ia juga menjadi chairman dan chief executive officer Baidu, Inc. Sebelum mendirikan Baidu, Li merupakan salah satu pakar mesin pencari di dunia. Analisis hyperlink miliknya yang dipatenkan pada 1996, merupakan salah satu temuan yang menjadi dasar pembentukan Baidu teknologi mesin pencari.

Awalnya, dia bekerja sebagai staf insinyur untuk Infoseek di Silicon Valley, pelopor perusahaan mesin pencari internet, dari Juli 1997 hingga Desember 1999, kemudian sebagai konsultan senior untuk Layanan Informasi IDD dari Mei 1994 sampai Juni 1997.

Li meraih gelar Bachelor of Science Degree dalam bidang Manajemen Informasi dari Peking University pada 1991, serta memperoleh gelar Master of Science Degree di bidang Computer Science dari State University of New York pada 1994.

Comments Closed

Comments are closed.