Perjuangan Peselancar Cantik Berlengan Satu

Author - March 19, 2011

Perjuangan Peselancar Cantik Berlengan Satui-berita.com, Sebuah film baru dengan judul film “Soul Surfer”, akan beredar bulan depan. Film tersebut mengisahkan peselancar cantik berlengan satu yang diperankan oleh Bethany Hamilton.

“Soul Surfer” bercerita tentang perjuangan Bethany Meilani Hamilton, kelahiran Kauai, Hawaii, 8 Februari 1990. Berlatih selancar sejak kecil, Bethany tetap bertahan dengan pilihan hidupnya meski tangannya putus disambar hiu pada usia 13 tahun. Film layar lebar ini dibintangi aktris cantik AnnaSophia Robb, Helen Hunt, Dennis Quaid, Craig T. Nelson dan Carrie Underwood.

Bethany merupakan peselancar yang dianggap menjadi panutan, terutama dari semangat hidupnya yang pantang menyerah. Pada 2004 -setahun setelah ia diserang hiu- Bethany kembali berlomba dan memperoleh penghargaan ESPY.

Pada 2005, Bethany meraih tempat pertama dalam kejuaraan National Scholastic Surfing Association (NSSA). Ini gelar yang diimpikannya bahkan sebelum mengalami kecelakaan. Pada 2008, ia memutuskan menjadi peselancar pro dengan mengikuti seri kualifikasi dunia. Di kompetisi pro pertamanya, Bethany menempati peringkat tiga.

Prestasi Bethany boleh jadi biasa-biasa saja, bila tdak diingat ia melakukan semuanya dengan satu tangan. Kehilangan sebelah tangan tidak membuatnya mematikan angan-angannya untuk menjadi juara dunia selancar.

Bethany memang lahir di keluarga peselancar yang besar di Hawaii. Kedua orang tuanya menekuni olah raga ini yang memilih Hawaii untuk menekuninya sebagai profesi. Mulai ikut lomba pada usia 7, Bethany menjadi juara pada uisa 8 saat mengikuti kontes di Makaha, Oahu.

Pada usia 9, Bethany semakin intensif mengikuti lomba. Pada 1999, ia menjuarai kejuaraan Haleiwa Menehune. Pada Februari 2000, ia kembali menjuarai beberapa turnamen dan mulai mendapat sposnor, Rip Curl, yang membantunya mewujudkan impian menjadi peselancar profesional.

Namun semuanya nyaris berantakan akibat serangan hiu. Pada 31 Oktober 2003, Bethany tengah berlatih bersama rekannya, Alana Blanchard dan keluarganya di Pantai Tunnel, Kauai. Ia tengah berbaring mengambang di atas papan selancarnya dengan kaki dan tangan menjuntai ke bawah. saat itulah, seekor hiu dengan panjang hampir 5 meter menyerangnya, menyobek lengan kiri Bethany dari batas bahunya.

Bethany kehilangan 60 persen darahnya saat itu juga. Ia dilarikan ke Wilcox Memorial Hospital dan harus menjalani operasi dan perawatan selama tujuh hari. Ayahnya yang sebenarnay saat itu juga akan menjalani operasi lutut, memutuskan untuk menundanya untuk menunggui puterinya.

Namun -inilah yang kemudian menajdi ide dasar dari film “Soul Surfer”- Bethany tidak ingin mengubur cita-citanya. Hanya satu bulan setelah kejadian yang menimpanya, Bethany telah kembali di atas papan selancarnya. Papan ini pun disesuaikan dan dibuat lebih panjang dan ringan. Setelah mampu mengenadalikan papan, Bethany tahu, ia telah mampu menaklukkan dirinya sendiri.

Comments Closed

Comments are closed.