Pilot Garuda Ancam Mogok Terbang

Author - July 22, 2011

Pilot Garuda Ancam Mogok Terbangi-berita, Gara-gara gajinya dibedakan dengan pilot asing, semua pilot pribumi di Garuda Indonesia berencana melakukan mogok terbang.

Capt Stephanus, Presiden Asosiasi Pilot Garuda (APG), Jumat (22/7/2011), dalam jumpa pers mengatakan bahwa mogok terbang hanya pada pesawat yang terbang keluar (outbound) dari Bandara Soekarno-Hatta.

Capt Stephanus menyatakan bahwa untuk penerbangan Garuda menuju Soekarno-Hatta tetap ada (inbound). Artinya, strategi APG adalah untuk mengumpulkan seluruh armada Garuda Indonesia di satu tempat, yakni di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (28/7/2011).

Garuda saat ini mengoperasikan 92 unit pesawat, yakni 44 unit Boeing 737-800 NG, 5 unit Boeing 737-500, 17 unit Boeing 737-400, 11 unit Boeing 737-300, 3 unit Boeing 747-400, 6 unit Airbus 330-200, dan 6 unit Airbus 330-200.

Sementara itu, kapasitas parkir pesawat (apron) di Bandara Soekarno-Hatta juga “hanya” 125 unit pesawat. Andai saja sebanyak 92 unit pesawat Garuda dikumpulkan di apron Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, apron Terminal 2 sudah penuh.

Bila mogok terbang ini terjadi, boleh jadi, penerbangan internasional melalui Terminal 2 juga akan terhambat karena pesawat-pesawat milik maskapai asing untuk penerbangan internasional bakal kena blok. Jika parkiran pesawat Garuda meluber hingga taxiway, bisa jadi runway 2 Soekarno-Hatta pun sulit digunakan.

Comments Closed

Comments are closed.