Serangan Cyber Terbesar Di Dunia

Author - December 15, 2010

Serangan Cyber Terbesar Di Duniai-berita, Serangan Cyber mungkin sudah tidak aneh lagi di dunia internet, biasanya serangan ini dilakukan terhadap perusahaan besar. Berikut ini adalah sejarah serangan cyber terbesar di dunia yang dicatat pada situs discovery.

1. Serangan Worm Stuxnet (2010)
Serangan worm Stuxnet ini dipandang para pakar sebagai serangan terbesar yang melibatkan kode program yang sangat penting. Serangan ini memanfaatkan celah pada sistem operasi Windows yang belum banyak diketahui dan biasanya serangan ini mengincar sistem industry maupun pabrik. Maka dari itu, tak heran jika Worm ini didasari oleh pihak-pihak besar dan bahkan disponsori juga oleh Negara dengan pendanaan yang sangat besar. Salah satu Negara yang terserang Worm ini adalah Iran.Banyak pihak telah curiga jika pihak barat telah sengaja menyerang dan melumpuhkan pembangkit nuklir Bushehr dengan virus ini.

2. Operasi Aurora (2009)
Pada tahun 2009, tercatat sekitar 30 perusahaan besar telah menjadi korban akibat serangan cyber ini. Salah satunya adalah Google dan Adobe Systems yang terkena serangan virus ini. Dengan virus ini, para hacker dapat mencuri properti intelektual dari perusahaan-perusahaan tadi dengan memanfaatkan sistem keamanan pada browser internet explorer. Jika terserang virus ini maka akan terlihat nama Aurora yang dipercaya sebagai nama operasi serangan tersebut.

3. Sentral Komando AS (2008)
Pada tahun 2008, Departemen Pertahanan AS telah mendapatkan serangan cyber dari para hacker. Virus ini menyerang dengan memanfaatkan sebuah USB Flash Drive yang disisipkan ke salah satu laptop di sebuah markas AS dan menyebabkan data computer yang terserang akan secara otomatis mengirimkan data ke server asing yang menjadi otak perencana di balik serangan tersebut. Diduga memo diplomatik rahasia AS juga telah disalin dan dicuri dengan menggunakan virus ini. Flash Disk yang dikirimkan berupa kode berbahaya yang dengan cepat menyebar ke dalam sistem computer.

4. Georgia (2008)
Konflik antara Rusia dan Georgia di Ossetia Selatan pada tahun 2008, mengakibatkan beberapa situs pemerintahan Georgia menjadi korban dalam aksi serangan cyber. Serangan terhadap Georgia juga dilakukan menggunakan metoda Distributed Denial of Service. Siapapun dalang serangan ini sepertinya telah mengembangkan botnet, di mana masyarakat bisa mengunduhnya untuk membantu serangan terhadap situs-situs Georgia.

5. Estonia (2007)
Estonia telah disulitkan oleh serangan cyber yang dilakukan para hacker. Serangan ini telah melumpukan beberapa situs pemerintahan, perbankan dan situs-situs surat kabar lokalnya. Serangan ini muncul bersamaan dengan perseteruan yang terjadi antara Estonia dan Rusia terkait dengan rencana pemindahan makam Tallinn oleh pemerintahan Estonia. Namun saat ditanyai masalah ini terhadap Rusia, pihak Rusia membantah jika mereka otak di balik semua serangan itu.

Comments Closed

Comments are closed.