Densus 88 Hanya Tankap Teroris Bukan Rampok

Author - September 20, 2010

Densus 88 Hanya Tankap Teroris Bukan Rampok. Sampai dengan saat ini polisi belum memberi keterangan resmi mengenai penggerebekan oleh Densus 88 Antiteror di Medan, Sumatera Utara, kemarin malam. Apakah sasarannya itu perampok Bank CIMB Medan atau teroris.
Densus 88 Hanya Tankap Teroris Bukan Rampok
Hal ini dipertanyakan oleh pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar. Saat dihubungi okezone, Senin (20/9/2010), dia menegaskan bahwa Densus 88 Antiteror hanya diperuntukan menangani teroris.

“Kalau memang penggerebekan semalam terkait perampokan CIMB, berarti polisi telah melakukan penyalahgunaan kekuatan,” katanya.Beliau berharap, Densus 88 tidak digunakan untuk operasi yang tidak sesuai dengan tugasnya. “Mudah-mudahan itu extra ordinary crime, bukan perampok. Atau misalnya teroris yang merampok,” tandasnya.

Untuk itu, dia meminta polisi segera menginformasikan siapa sebenarnya sasaran mereka pada penggerebekan tadi malam. “Cepat beri keterangan yang detail dan tidak manipulasi peristiwa. Jangan sampai mencemarkan warga semua itu teroris,” tutur Bambang.

Pada tanggal 18 Agustus lalu, sebanyak 16 orang melakukan perampokan di Bank CIMB Niaga, Jalan Aksara, Medan. Mereka merampok pada siang hari secara terbuka menggunakan helm, dengan mukanya tertutup kaca helm.

Mereka beraksi menggunakan senjata laras panjang dan pistol. Pada kejadian tersebut seorang anggota Brimob Emanuel yang sedang melakukan penjagaan di bank tersebut tewas diberondong peluru, saat melakukan perlawanan. Selain Emanuel seorang petugas keamanan lainnya juga mengalami luka cukup serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Comments Closed

Comments are closed.