Gelar Pahlawan Butuh 10 Tahun Lebih

Author - November 11, 2010

Gelar Pahlawan Butuh 10 Tahun Lebih – Menyambut hari Pahlawan 10 November,Presiden SBY menyerahkan gelar Pahlawan kepada beberapa pejuang Indonesia yang telah membawa Indonesia merdeka sampai dengan saat ini.Salah satunya kepada almarhum Laksamana Muda TNI (Purn) Jahja Daniel Dharma (John Lie) yang diterima isterinya di Istana Negara, Jakarta, Senin kemaren.

Masih banyak para pejuang yang belum mendapatkan gelar pahlawan sampai dengan saat ini.Hal ini disebabkan dengan proses – proses dan persyaratan yang harus di lengkapi untuk mendapatkan gelar pahlawan.

Menurut Direktur Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial Kementerian Sosial, Suyoto, sebagian besar pahlawan nasional memperoleh gelar setelah lebih dari 10 tahun. Bung Karno baru dapat gelar pahlawan setelah 16 tahun.( dikutip dari Tempo Interaktif).

Bapak Proklamator meninggal pada 1970, namun baru dianugerahi gelar pahlawan nasional pada 1986.Bung Tomo baru diberi gelar pahlawan tahun 2008, 27 tahun pasca kematiannya, 1981. Pencipta Indonesia Raya Wage Rudolf Supratman yang meninggal pada 1938 dan diberi gelar 1971, Sam Ratulangi yang meninggal 1949 baru diberi gelar 1961, dan Haji Omar Said Tjokroaminoto yang meninggal 1934 baru diberi gelar 1961.

Dari 147 pahlawan nasional yang memperoleh gelar dalam waktu singkat, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Raja Yogyakarta, yang menjadi kerajaan pertama yang bergabung dengan Republik Indonesia ini meninggal pada 1988. Dia memperoleh gelar pahlawan dua tahun kemudian.

Penyematan pahlawan nasional diatur dalam Undang Undang nomor 20 tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.Prosesnya pun diawali dari masukan masyarakat lewat bupati atau wali kota setempat, diteruskan oleh gubernur Lalu dibahas di Kementerian Sosial. Pembahasan terakhir dilakukan di Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan sebelum disematkan oleh Presiden.

Comments Closed

Comments are closed.