Pemkot Surabaya Menambah Kuota CPNS

Author - August 30, 2010

Pemkot Surabaya Menambah Kuota CPNS. Pemkot Surabaya meminta jatah tambahan kuota pengangkatan CPNS 2010 sebanyak 700 orang. Semula pemerintah pusat hanya memberi jatah 233 orang. Kuota penambahan ini nanti diprioritaskan untuk guru dan tenaga kesehatan.
Pemkot Surabaya Menambah Kuota CPNS
Yayuk Eko Agustin Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Surabaya mengatakan, tambahan dipastikan setelah pihak Pemkot Surabaya mengajukan keberatan ke pusat khususnya melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) pekan lalu. Namun, meski penambahan formasi CPNS Surabaya 2010 sudah didapatkan, Yayuk belum menerima informasi seberapa banyak jumlah yang ditambahkan.

“Saya sudah ke Jakarta dan bertemu langsung dengan Pak Ramli Deputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara beliau menyatakan siap menambah kuota untuk Surabaya,” kata Yayuk, akhir pekan lalu.

Seperti diketahui dalam pengumuman sebelumnya beberapa waktu lalu, BKD Surabaya menerima jumlah formasi CPNS Pemkot Surabaya hanya 233 orang. Jumlah ini terdiri atas 105 lowongan tenaga guru, 58 tenaga teknis serta 70 tenaga kesehatan. “Kalau 233 jelas jauh di bawah kebutuhan Surabaya. Sebenarnya kami minta paling sedikit sama dengan jumlah yang pensiun tahun ini yaitu 800 orang,” kata Yayuk.

Sedangkan angka ideal kebutuhan tenaga CPNS Pemkot menurut Yayuk bisa mencapai 2.000 personel tahun ini. Karena angka itu sulit dipenuhi pemerintah pusat, pemkot mematok target minimal jumlah jatah CPNS mendekati jumlah PNS yang pensiun.

Adapun prioritas utama untuk tambahan kuota ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tata usaha, guru dan tenaga kesehatan. “Setelah bertemu pak Ramli beliau mengatakan pasti ditambah tapi jumlahnya belum tahu. Saya ajukan 700 orang. Suroboyo iku diperhitungkan saya tidak main-main soal ini,” tegas Yayuk.

Sementara Emanuel Sudjatmoko, pakar hukum administrasi negara Unair mengatakan, pemkot harus pandai-pandai mengatur tenaga kerjanya. Jangan sampai permintaan CPNS ke pusat justru jadi bumerang bagi pemkot sendiri. Ketika, pusat merestui tambahan CPNS, tapi justru banyak PNS di pemkot yang ‘nganggur’. “Jangan sampai seperti itu, sebab hal itu justru merusak citra pemkot sendiri,” katanya.

Comments Closed

Comments are closed.